Penulis: Yoli Andi Purnomo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, PASURUAN– Kebakaran di Pondok Pesantren Dalwa 5, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, terjadi pada Rabu (21/1/2026) siang sekitar pukul 10.38 WIB.
Penyebab diduga percikan api dari pengelasan perbaikan lift yang masuk melalui celah tembok dan membakar pakaian santri di kamar.
Pekerja mendeteksi asap pertama kali dan segera melaporkan ke pengurus pesantren, Polsek Rembang, serta pemadam kebakaran.
Api membesar dengan cepat, membakar isi kamar santri, tetapi berhasil dipadamkan pukul 11.58 WIB setelah upaya gabungan polisi, damkar, dan pihak pesantren.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun sejumlah perlengkapan santri hangus terbakar. Polisi masih melakukan pendataan kerugian dan memastikan lokasi aman pasca-insiden.
Keterangan resmi berasal dari Kasi Humas Polres Pasuruan, IPTU Joko Suseno, yang menjelaskan kronologi dan dugaan penyebab percikan api las.
Pengurus pondok pesantren hanya disebutkan menerima laporan dari pekerja dan ikut dalam upaya pemadaman bersama polisi serta damkar, tanpa kutipan langsung dari perwakilan mereka.
Kronologi kebakaran di Pondok Pesantren Dalwa 5, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, pada Rabu (21/1/2026) siang dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan resmi.
Beberapa laporan menyebut kerugian diperkirakan cukup besar karena hunian santri hangus, termasuk pakaian dan perlengkapan pribadi, tetapi tidak ada angka pasti seperti Rp200 juta yang disebutkan dalam konteks lain.
Kompleks Pondok Pesantren Dalwa (termasuk cabang-cabangnya seperti Dalwa 5) memiliki ribuan santri secara keseluruhan, dengan data terbaru menyebut sekitar 19.000 santri putra dan putri di lima kampus.
-
Pukul 10.38 WIB: Percikan api dari aktivitas pengelasan perbaikan lift memicu kebakaran, masuk melalui celah tembok dan membakar pakaian santri di kamar.
-
Segera setelahnya: Pekerja mendeteksi asap pertama kali dan melaporkan ke pengurus pesantren, Polsek Rembang, serta pemadam kebakaran.
-
Pukul 10.40-11.58 WIB: Api membesar dengan cepat, membakar isi kamar santri; upaya pemadaman dilakukan secara gabungan oleh polisi, damkar, dan pihak pesantren.
-
Pukul 11.58 WIB: Api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
-
Pasca-insiden: Polisi melakukan pendataan kerugian material (perlengkapan santri hangus) dan memastikan lokasi aman; tidak ada korban jiwa.**






