Penulis: Gandung Kardiono | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Bagus Aji Wisnu (24), warga Dusun Paris, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, punya hobi ‘aneh. Ia suka berbuat cabul kepada perempuan lebih tua usia-40-50 tahun. Hobinya itu terhenti di pengadilan negeri Mojokerto.
Ia mengaku melakukan lima kali pencabulan sejak Mei 2025, menargetkan emak-emak yang sendirian di jalan sepi malam hari atau di warung kopi.
Empat insiden melibatkan korban pengendara motor yang dibuntuti dengan motor Vixion tanpa pelat nomor, di mana ia mematikan kunci motor korban lalu memaksa perbuatan asusila.
Kasus terbongkar pada 9 Agustus 2025 saat ia mencoba mencabuli ISN (penjaga warkop di Dlanggu); korban berteriak, suaminya menangkapnya, tapi Aji kabur sambil mencuri motor PCX korban dan meninggalkan Vixion-nya yang ia kendarai.
Polres Mojokerto menangkapnya sore hari di Jalan Pemuda, Mojosari, setelah identifikasi motor; penyidikan PPA ungkap empat kasus sebelumnya termasuk korban IYL di Dusun Panjer. Setelah ditangkap, pemuda itu digelandang ke polisi lalu di-BAP.
Bagus menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Pada Rabu (11/2/2026), JPU menuntutnya agar dihukum 2,5 tahun penjara. Jaksa menilai ia terbukti melakukan perbuatan Pasal 6 Huruf A UU Nomor 12 Tahun 2022.
Dalam sidang tuntutan, Jaksa tuntut 2,5 tahun penjara berdasarkan Pasal 6A UU TPKS, dengan pertimbangan memberatkan seperti meresahkan masyarakat dan menyasar kelompok rentan.
Sidang tuntutan digelar tertutup di PN Mojokerto pada 11 Februari 2026; Aji mengaku bersalah dan sopan di persidangan. Bukti termasuk visum korban, helm, tas, dan motor yang disita polisi.
Bagus Aji Wisnu ditangkap polisi pada Sabtu, 9 Agustus 2025, sore hari sekitar pukul 17.30 WIB di Jalan Pemuda, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Penangkapan dilakukan Tim Jatanras Unit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto setelah identifikasi motor Vixion miliknya yang ditinggalkan di lokasi kejadian kelima pada dini hari yang sama.
Ia kabur setelah gagal mencabuli ISN (penjaga warkop) dan mencuri motor PCX korban, tapi polisi segera melacaknya.
Ia kini ditahan di Rutan Polres Mojokerto dan menghadapi proses hukum terkait lima kasus pencabulan serta pencurian.
Pencabulan Berulang terhadap 5 Perempuan (Emak-emak Usia 40-50 Tahun) di Mojokerto. Bagus Aji Wisnu (24 tahun), lajang, warga Dusun Paris, Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Identitas Korban:
-
Korban 1-4: Pengendara motor sendirian di jalan sepi (usia 40-50 tahun, inisial salah satunya IYL, 37 tahun, di Dusun Panjer).
-
Korban 5: ISN (penjaga warkop), Dusun Lengkong, Desa Kedunglengkong, Dlanggu, Mojokerto.
Kronologi Kejadian
-
Mei 2025: Pencabulan pertama hingga keempat; Aji membuntuti korban dengan motor Vixion hitam tanpa nopol (S 3481 NAD), mematikan kunci motor korban, lalu memaksa perbuatan asusila di jalan sepi malam hari.
-
9 Agustus 2025, pukul 01.30 WIB: Aksi kelima di warkop ISN; korban berteriak, suaminya (AF, 49) datang, Aji kabur sambil curi motor PCX korban dan tinggalkan Vixion.
-
9 Agustus 2025, pukul 17.30 WIB: Ditangkap Tim Jatanras Satreskrim Polres Mojokerto di Jalan Pemuda, Mojosari, via identifikasi motor Vixion.
-
Unit PPA ungkap 4 kasus sebelumnya; disita: visum korban, helm, tas, motor Vixion & PCX.
-
Diperiksa di Rutan Polres Mojokerto; Aji akui 5 kali beraksi, targetkan “wanita tua”. **






