Menu

Mode Gelap

Nasional

Awarding Ceremony UI Greenmatrics : UNAIR Peringkat 7 Sebagai PTN Paling Berkelanjutan di Indonesia

badge-check


					Awarding Ceremony UI Greenmatrics : UNAIR Peringkat 7 Sebagai PTN Paling Berkelanjutan di Indonesia Perbesar

KREDONEWS.COM – Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil menempati peringkat tujuh sebagai Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia dalam pemeringkatan UI GreenMetric World University Rankings 2024. Peringkat tersebut mengalami kenaikan dari tahun 2023 yang sebelumnya meraih peringkat delapan se-Indonesia. 

Selain pemeringkatan nasional, UNAIR juga menempati posisi 22 di Asia dan 56 di tingkat internasional sebagai perguruan tinggi paling berkelanjutan. Hal ini menunjukkan komitmen UNAIR dalam mempertahankan upaya kampus dalam mendukung keberlanjutan kampus hijau.

Dilansir dari laman unair.ac.id, Direktur Logistik, Keamanan, Ketertiban, dan Lingkungan (DLKKL) UNAIR, Dr Karnaji S Sos M Si menerima penghargaan tersebut pada Senin (17/12/2024) secara langsung di Graha Sanusi Universitas Padjadjaran.

Alhamdulillah, apa yang telah UNAIR usahakan mendapat apresiasi dan naik satu peringkat dari tahun lalu. Hal ini menunjukkan bahwa kita telah mengelola lingkungan kampus sesuai standar yang ditentukan,” ujarnya.

Setidaknya terdapat 51 indikator pada enam kriteria untuk melihat kampus berkelanjutan. Kriteria tersebut di antaranya pengaturan dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, limbah, air, transportasi, serta pendidikan dan penelitian. Tahun ini, UNAIR mendapatkan skor 8.725/10.000 untuk penilaian dari keseluruhan indikator. Dari penilaian ini, UNAIR memperoleh skor 4,5/5 Trees Rating UI GreenMetric.

Upaya Mewujudkan sebagai Kampus Hijau dengan Lingkungan Nyaman

Berbagai upaya yang telah UNAIR lakukan dalam hal keberlanjutan dan lingkungan hidup di lingkungan kampus. Upaya tersebut dapat dilihat dari pemusatan area parkir, pembangunan rumah kompos, pengolahan sampah plastik, penggunaan sistem penghematan listrik, UNAIR Bike, dan pembuatan unit pemanen air hujan (rainwater harvesting). Selain itu, pengembangan pada energi alternatif seperti solar cell, kincir angin, dan energi dari sedimen Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga terus dilakukan.

“Yang jelas tahun ini salah satu yang dinilai adalah kita punya alat pengolah limbah tutup botol. Kita olah, kita punya mesin untuk menghancurkan. Kemudian kita cetak jadi gantungan kunci, asbak, tatakan, atau menjadi barang yang lebih berfungsi,” jelas Karnaji.

Lebih dari sekadar penghargaan, UNAIR berfokus pada penciptaan lingkungan kampus yang nyaman dan bermanfaat bagi setiap orang. Menurut Karnaji, pengelolaan lingkungan yang baik tidak hanya bertujuan untuk memenuhi indikator pemeringkatan. Tetapi juga untuk menciptakan suasana kampus yang mendukung produktivitas dan kesejahteraan semua penghuninya.

“Yang penting bagaimana kita mengelola dan menata lingkungan agar orang di sini itu senang dan sehat secara fisik dan lingkungan. Bagaimana setiap orang baik internal maupun eksternal melihat UNAIR itu kampus yang nyaman,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kecelakaan Maut KA Bekasi Pacu Riset Keselamatan Rel BRIN

28 April 2026 - 20:18 WIB

13 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan, Imbas Tabrakan di Bekasi

28 April 2026 - 20:02 WIB

KNKT: Investigator Sudah Berada di Lapangan

28 April 2026 - 19:49 WIB

Gapero Surabaya: Larangan Bahan Tambahan Bisa Matikan Industri Rokok Legal

27 April 2026 - 16:05 WIB

Pemerintah Kaji CNG dan DME untuk Kurangi Impor LPG

27 April 2026 - 15:47 WIB

Harga Biodiesel Lebih Kompetitif, B50 Kurangi Beban Subsidi

27 April 2026 - 15:35 WIB

Tekan Dampak Kenaikan Harga, Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat 60 Hari

26 April 2026 - 19:26 WIB

Bobibos Mau Diuji Dulu, Masuk Kategori BBN atau BBM

26 April 2026 - 19:12 WIB

Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali, Akses Dibatasi hingga Ranu Kumbolo

26 April 2026 - 18:58 WIB

Trending di Nasional