Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Aksi Solidaritas Korban Penembakan, Polisi Intervensi kepada Keluarga Korban

badge-check


					Aksi Solidaritas Korban Penembakan, Polisi Intervensi kepada Keluarga Korban Perbesar

KREDONEWS.COM, SEMARANG- Keluarga G (17), siswa SMKN 4 Semarang yang tewas usai ditembak polisi mengaku sempat ada intervensi dari pihak kepolisian ke pihak keluarga.

Keluarga sebut sempat diminta aparat untuk membuat pernyataan bahwa kasus telah selesai.

Hal ini diungkapkan salah satu kerabat keluarga korban. Ia mengatakan, pihak keluarga sempat diminta membuat video klarifikasi yang menyatakan bahwa kasus telah selesai.

“Intinya diminta membuat pernyataan bahwa kasusnya sudah selesai supaya nggak berkembang ke mana-mana, supaya wartawan nggak sering datang, karena kasusnya akan digelar konferensi pers,” kata kerabat yang tidak mau disebutkan namanya itu kepada awak media di kota Semarang, Minggu,  1 Desember 2024.

Ia mengatakan, G meninggal Minggu (24/11) dini hari. Keluarga baru mendengar kabar G meninggal pada Minggu, 24 Novembet 2024, pukul 12.30 WIB.

Saat mendatangi RSUD Kariadi, ia melihat sudah ada pihak kepolisian di sana. Kemudian, anggota pguyolrestabes Semarang mendatangi rumah G, Senin malam, 25 November 2024,  dan meminta keluarga membuat pernyataan dan tanda tangan. Namun, pihaknya tak menerima karena G disebut hendak tawuran.

Selama ini, korban diketahui pendiam, tak pernah berbuat nakal, bahkan memiliki atribut tawuran seperti senjata, sehingga ia tak menandatangani pernyataan tersebut.

Usai menolak, ia mengatakan tak ada intervensi lagi dari kepolisian. Keluarga berupaya agar kasus bisa diusut tuntas, keluarga pun melakukan pelaporan ke Polda Jateng, Selasa, 26 November 2024.

Saat dimintai konfirmasi, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar meminta agar fokus kepada penanganan kasus penembakan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, G meninggal usai ditembak Aipda Robig pada Minggu dini hari 24 November 2024 lalu. Pihak kepolisian menyebut anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang itu hendak melerai tawuran antargeng.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Belum Ada Respon dari Pejabat, Ratusan Truk Ancam Menginap di Kantor Gubernur Pertamina Jatim

30 September 2026 - 19:10 WIB

Kompas Penunjuk Arah Selatan Buatan Tiongkok Tahun 241 Sebelum Masehi

30 September 2026 - 18:21 WIB

Tugas Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Pangkep Terbalik Tiga Petugas Gugur Empat Lainnya Dirawat

30 September 2026 - 16:49 WIB

Aceh Barat Daya Diguncang Gempa Magnetudo 4.5, Tanpa Tsunami dan Kerusakan

30 September 2026 - 16:03 WIB

Surono Korban Virgo 8 Dimakamkan di Diwek Jombang, Tim SAR Gabungan Temukan 13 Hari Percarian

30 September 2026 - 15:39 WIB

Jalan Yani Surabaya Lumpuh Total: Sopir GSJT di Surabaya Tuntut Hapuskan Sistem Barcode Antrean Solar

30 September 2026 - 14:31 WIB

Diperiksa Petugas Pajak, Ipda Purnomo Tetap Rawat Ratusan Yatim Piatu dan ODGJ, Nonaktifkan Iklan di Youtube

30 September 2026 - 08:51 WIB

Baru Baru Selesai Jalani Hukuman 2,5 Tahun, Kini Wagub Babel Hellyana Jadi Terdakwa Kasus Ijazah Palsu

29 September 2026 - 16:51 WIB

Seminggu Dua Kali Kebakaran Lahan di Sumobito, Wiku Birawa: Sampai September 157 Kasus

29 September 2026 - 14:51 WIB

Trending di News