Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Kades Pranti Gresik Bantah Korupsi Proyek JLU dan TPT, Semuanya Sudah Sesuai Aturan

badge-check


					Foto:Istimewa
Pekerja tengah meneruskan pembangunan TPT di rest area Bumdes Pranti. Perbesar

Foto:Istimewa Pekerja tengah meneruskan pembangunan TPT di rest area Bumdes Pranti.

Penulis: Sanny | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.COM, GRESIK – Pemerintah Desa Pranti Kecamatan Menganti kini tengah menyelesaikan pembangunan dua proyek yang didanai BK dengan total Rp 196 juta

Kedua proyek prestisius itu adalah, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) senilai Rp 104 juta dan Penerangan Jalan Umum (PJU) lingkungan Rp 92 juta.

Kepala Desa Pranti Hardi mengungkapkan, kedua proyek ini memang sangat dibutuhkan warganya karena selain untuk memudahkan akses warga juga meningkatkan pendapatan warga melalui bisnis UMKM.

“Kedua proyek ini memang murni untuk masyarakat, yang tentunya dibangun sesuai dengan kebutuhan,” tambahnya

Proyek TPT dibangun sesuai dengan RAP , dengan kedalaman 2,5 meter dan panjang 40 meter. Lokasinya di area rest area dikelola Bumdes, yang di atasnya sudah beroperasional 9 lapak jualan UMKM warga desa setempat.

Sedangkan untuk PJU Lingkungan, dibangun sebanyak 13 titik dengan ketinggian 6 meter. Berlokasi di Dusun Glundung, PJU Lingkungan ini dibangun untuk mempermudah akses ke lokasi pemakaman desa.

Kades Hardi menekankan, kedua proyek ini semuanya sudah sesuai RAP dan bestek. Untuk JLU sudah selesai 100 persen,TPT sudah mencapai 60 persen. Kita diberi waktu oleh Dinas CKPKP hingga akhir Februari 2025 harus selesai semua. Saya optimis target itu terpenuhi. Target itu tidak hanya untuk Pranti, tetapi semua desa yang proyeknya mendapat dana BK,” tegas Hardi.

Diakui Kades Hardi, proyek TPT memang agak molor. Namun bukan karena dananya dikorupsi kades atau perangkat desa. Molornya proyek itu, semata-mata karena anggaran BK baru diterima desa pertengahan Desember 2024.

“Penyebab lainnya, memasuki Januari sering turun hujan dengan curah tinggi. Akibatnya pekerja harus menguras air dengan mendatangkan diesel, karena lokasi proyek di atas lahan tambak jadi TPT kadang ambles kena banjir,’ katanya.

Ditegaskan Kades Hardi, selama pengerjaan pihaknya kerapkali dicek secara langsung oleh Dinas CKPKP bahkan kejaksaan, sehingga tidak mungkin bisa berbuat nakal.

“Saya maupun perangkat pemdes tidak mungkin korupsi, seperti diberitakan belakangan ini. Karena pengerjaan proyek rutin diawasi, juga sudah sesuai RAP,” tegas Kades Hardi sambil meminta masyarakat untuk bersikap dewasa dan bijak dalam menerima informasi.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penutupan Jombang Fest, Bupati Warsubi Bagikan Penghargaan Juara dan Santunan untuk Yatim Piatu

16 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Bupati Warsubi dan Danrem 082 Tinjau Operasi 8 Gerai KDKMP di Mojoagung dan Mojowarno

16 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Tibatiba Angin Berbalik Arah, Empat Relawan Tewas Terbakar Saat Padamkan Kebakaran Hutan Bromo

16 Oktober 2026 - 14:15 WIB

OTT ke 23 KPK Ringkus Bupati Klaten, Wajar Ismoyo: Warga Masyarakat Saya Mohon Maaf

16 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Trending di News