Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Bulog Jatim Serap Gabah dan Beras Petani Sesuai HPP yang Baru

badge-check


					Foto: Istimewa
Gedung Bulog Jawa Timur Perbesar

Foto: Istimewa Gedung Bulog Jawa Timur

Penulis: Sanny | Editor: Ipong D Cahyono

KREDONEWS.COM, GRESIK – Terhitung sejak Rabu 25 Januari 2025, Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur (Kanwil Jatim) akan menyerap gabah dan beras petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang baru.

Kepala Perum Bulog Kanwil Jatim, Awaludin Iqbal, mengungkapkan penyerapan dilakukan sesuai Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 12 Januari 2025.

HPP baru harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram yang sebelumnya Rp6.000. Sementara untuk harga beras di gudang Bulog sebesar Rp 12.000 per kilogram, sesuai persyaratan kualitas yang ditetapkan.

Menurutnya, penyerapan ini bertujuan untuk penguatan stok pangan nasional dan perlindungan pendapatan petani. Selain itu, Bulog siap menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun, sebagai bentuk tanggung jawab untuk menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami sudah berkoordinasi dengan jajaran di cabang se Jatim untuk memastikan penyerapan berjalan lancar. Gabah dan beras yang tidak terserap pasar akan langsung kami beli,” ujarnya.

Ditambahkan, Iqbal penyerapan ini bertujuan melindungi pendapatan petani sekaligus memastikan ketersediaan stok cadangan beras pemerintah (CBP) tetap aman sepanjang 2025. Sekaligus untuk menjaga ketahanan pangan nasional, terutama di tengah dinamika pasar global.

“Ini adalah momentum bagi kita untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada petani, sekaligus menjaga kestabilan pangan di Indonesia,” pungkas Iqbal.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, menegaskan Bulog harus membeli seluruh hasil panen gabah dan jagung milik petani sesuai HPP yang ditetapkan.

“Kami ingin memastikan tidak ada hasil panen petani yang terabaikan. Bulog hadir untuk menyerap hasil panen yang tidak terserap pasar,” jelas Zulhas dalam rapat koordinasi bersama jajaran OPD Jatim berserta pemangku kepentingan Jatim, beberapa waktu lalu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Trending di News