Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

badge-check


					Bupati Jombang Warsubi bersama wakil KH Salmanudin Yazid hadiri festival kontes durisa di Wonosalam. Foto: instagram@jombangkab.go.id Perbesar

Bupati Jombang Warsubi bersama wakil KH Salmanudin Yazid hadiri festival kontes durisa di Wonosalam. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno.

KREDONEWS.COM, JOMBANG — Kebanggaan luar biasa datang dari Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam. Durian Madu, varietas unggulan milik Bapak Lukman, resmi dinobatkan sebagai Juara Pertama Kontes Durian Wonosalam 2026.

Pengumuman hasil penilaian disampaikan pada penutupan acara yang berlangsung di Lapangan Kecamatan Wonosalam, Minggu, 11 Oktober 2026.

Berdasarkan penilaian dewan juri yang dilakukan secara transparan dan terbuka, berikut daftar pemenang resmi:

* Juara 1 Durian Madu Bapak Lukman Desa Sambirejo

* Juara 2 Durian Vaneli 1 Ibu Miasih Desa Jarak

* Juara 3 Durian Kuweni Ibu Miasih Desa Jarak

Juara I 

Durian Madu milik  Lukman ini dinilai unggul secara menyeluruh, terutama pada kualitas daging buah yang tebal, tekstur halus, biji relatif kecil, serta rasa manis yang lembut dan tidak menyengat.

Pohon durian ini tumbuh subur di kebun warga Desa Sambirejo dan berusia sekitar 35 tahun.

Seperti ketentuan yang berlaku, buah ini dipastikan jatuh secara alami dari pohonnya sebelum dibawa ke lokasi kontes.

91 Peserta

Kontes Durian Wonosalam tahun ini diikuti sebanyak 91 peserta dari berbagai desa di Kecamatan Wonosalam.

Aturan mainnya dirancang khusus untuk menggali kekayaan durian lokal yang belum terungkap:

– Harus jatuh alami — tidak boleh dipetik, digoyang, atau dipercepat pematangannya
–  Varietas baru — varietas yang sudah dikenal luas seperti Durian Bido tidak diperbolehkan ikut serta
– Penilaian terbuka — skor dan nilai ditampilkan langsung di lokasi acara

Hadiah

Penyerahan hadiah bagi para juara tidak dilakukan saat penutupan kontes, melainkan akan dilaksanakan secara istimewa dalam rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Jombang ke-116, tepatnya pada acara Jombang Fest tanggal 21 Oktober 2026.

Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si., hadir langsung bersama Wakil Bupati Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Daerah Agus Purnomo, S.H., M.Si. Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, juga hadir didampingi Ketua 1 TP PKK Kabupaten Ema Erfina Salmanudin dan Lilik Agus Purnomo Ketua DWP Kabupaten Jombang.

Gali Potensi Daerah

Bupati Warsubi dalam sambiutnya menegaskan pentingnya kontinuitas penggalian potensi lokal.

“Kontes ini adalah upaya kita untuk menggali potensi durian lokal Wonosalam dan mengembangkannya menjadi daya tarik wisata unggulan Kabupaten Jombang. Kita ingin menemukan varietas lokal unggulan baru berdasarkan kualitas buah dan karakteristiknya untuk dibudidayakan lebih luas,” tegas Bupati Warsubi.

Bupati berharap dan memastikan durian tetap menjadi tuan di rumahnya sendiri, Wonosalam, Kabupaten Jombang serta membawa kesejahteraan yang nyata bagi para petaninya.

Aturan dalam kontes tahun ini pun sangat ketat dan unik.

Pertama, Murni Durian Jatuhan: Seluruh durian yang dilombakan wajib merupakan durian yang jatuh alami dari pohon, menjamin tingkat kematangan dan kualitas rasa yang optimal.

Kedua, Varietas Lokal Baru: Durian yang sudah punya nama besar seperti Durian Bido dilarang ikut. Ajang ini khusus dialokasikan bagi varietas lokal yang belum pernah dikonteskan.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Sejak tahun 2012, Pemkab Jombang konsisten mendaftarkan kekayaan genetik durian lokal ke Kementerian Pertanian.

Diantaranya Durian Bido, Durian Mrico dan Durian SW (Sukoco Wonosalam) yang buahnya hampir tanpa biji. Dan kini, pencarian varietas unggul baru berlanjut.

Antusiasme para petani terlihat sangat tinggi. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir. Much. Rony, M.M., mengungkapkan bahwa pendaftaran dibuka secara dinamis. Begitu ada durian lokal unggulan yang jatuh dari pohon, petani bisa langsung mendaftarkannya ke panitia

Hal ini bertujuan memberikan penghargaan yang layak bagi para petani di hadapan masyarakat luas dan tamu undangan yang hadir.

Kemenangan Durian Madu milik Bapak Lukman membuktikan bahwa di kebun-kebun warga Wonosalam masih tersembunyi varietas-varietas unggulan yang luar biasa

Semoga keberhasilan ini menginspirasi lebih banyak petani untuk terus melestarikan pohon durian lokal mereka, sehingga nama-nama baru dari Wonosalam terus bermunculan dan menjadi kebanggaan Jombang, Jawa Timur, bahkan Indonesia.

Selamat kepada Bapak Lukman, Ibu Miasih, dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi!**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal Turis KM Feronia Terbalik Dihantam Ombak, 29 Orang Selamat Veronica Beatrix Hilang

14 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Sampan Angkut 37 Siswa Patah di Mentawai, Berhasil Selamat Ditolong Nelayan Sedang Lewat

14 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jombang Sowan Kiai Pondok Pesantren Tebuireng

14 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kini Sudah Lahir Buku Gastronomi Berisi Catatan Kekayaan Masakan Khas Jombang

14 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Trending di News