Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Baru Dapat Menu Daging: 197 Siswa SD-SMP Tembok Dukuh Surabaya Keracunan

badge-check


					Mengapa masih terus terjadi? Kapan bisa dihentika kejadian keracunan menu dari MBG ini. Senin, 11 Mei 2026, sebanyak 197 siswa SD dan SMP di Tembokdukuh Surabaya, tertimpa keracunan menu daging. Foto: ist Perbesar

Mengapa masih terus terjadi? Kapan bisa dihentika kejadian keracunan menu dari MBG ini. Senin, 11 Mei 2026, sebanyak 197 siswa SD dan SMP di Tembokdukuh Surabaya, tertimpa keracunan menu daging. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA— Terjadi kegemparan di kawasan Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, Senin pagi ini, 11 Mei 2026.

Ratusan siswa dari 12 sekolah di wilayah itu jatuh sakit serentak setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kejadian ini jadi sorotan karena untuk pertama kalinya lauk yang disajikan berupa daging sapi, padahal sebelumnya hanya sayur, telur, atau tempe.

Tak lama setelah makan, siswa mulai mengeluh mual, muntah, pusing, lemas, hingga perut melilit, dan langsung dilarikan ke Puskesmas Tembok Dukuh serta RSIA IBI Dupak.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas setempat, total korban tercatat 197 orang, dengan rincian jelas per jenjang pendidikan:

  • TK: 27 orang (TK Aletheia, TK Ubaid)
  •  SD: 124 orang (SDN Tembok Dukuh 1, 3, 4;
  • SD Aletheia; SD Pancasila; SD Ubaid 1; SD Demak Jaya; SD Muhammadiyah) — jumlah terbanyak, SDN Tembok Dukuh 3 tercatat 29 siswa
  • SMP: 49 orang (SMP Aletheia, SMP Islam Tembok Dukuh, SMP Ubaid)

Kepala Puskesmas drg. Tyas Pranadani menjelaskan, gejala yang muncul seragam dan kuat dugaan ada masalah pada bahan daging yang baru pertama kali dipakai itu.

“Biasanya menunya sederhana, hari ini baru pertama ada daging. Guru dan siswa bilang rasanya agak berbeda. Hampir semua yang makan daging itu yang sakit. Kami curiga daging kurang segar atau proses pengolahan kurang higienis,” ujarnya.

Kondisi korban mayoritas ringan dan sudah diperbolehkan pulang setelah penanganan awal. Hanya 3 siswa yang harus dirawat inap dan 5 lainnya masih dalam observasi medis, kondisi kian membaik dan tak ada ancaman nyawa.

Tim laboratorium Dinas Kesehatan sudah mengambil sampel sisa makanan, potongan daging, dan bahan baku lainnya untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti.

Kepala Dinkes Surabaya menyampaikan permohonan maaf mendalam ke seluruh orang tua, dan menegaskan akan telusuri siapa yang bertanggung jawab.

Penyedia jasa pengolahan makanan juga sudah meminta maaf, mengaku baru pertama kali menangani menu daging dan berjanji perbaiki prosedur.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi  langsung memerintahkan penghentian sementara pasokan dari dapur tersebut.

“Program ini tujuannya baik untuk gizi anak, tapi malah bikin sakit. Kami pastikan ini jadi pelajaran, aturan diperketat, dan kejadian serupa tak terulang lagi,” tegasnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Sopir Mengantuk Tabrak Truk di KM 687 Sumo: 4 Penumpang Tewas, 7 lukaluka

12 September 2026 - 12:54 WIB

Petani Lapor Sulit Mendapat Pupuk Subsidi, Menteri Amran Langsung Copot Manajer Gudang Banggai

11 September 2026 - 19:29 WIB

Investasi Jatim Turun 2,6%, Apindo Soroti Kepastian Berusaha

11 September 2026 - 18:59 WIB

Keracunan Massal Pindah ke Lombok Tengah: 352 Siswa di Lima SDN dan MTs Bukitliang

11 September 2026 - 17:14 WIB

Lamaran Ditolak, Mantan Pacar Bunuh Dua Remaja Kakak Beradik 5 Tahun Baru Terkuak

11 September 2026 - 11:34 WIB

Zulhas: MBG, Kita Akui Gagal! Sabar, Kita Perbaiki Manajemennya

11 September 2026 - 10:54 WIB

Sayembara Bukti Ijazah Gibran Berhadiah Rp10,28 M Ditutup, Denny Indrayana: Dilanjut Gugatan ke MK

11 September 2026 - 09:58 WIB

SAR Gabungan Temukan Jaket Pelampung dan Botol, Belum Dipastikan Milik 5 Jurnalis dan 3 Kru Liputan Anak Krakatau

10 September 2026 - 21:46 WIB

Tim SAR Gabungan temulan satu jaket pelampung dan botol putih, tetapi belum bisa dipastikan yang dikenakan para jurnalis, Rabu 10 September 2026. Foto: okezone

Salah Injak Pedal: Alphard Santap 3 Mobil, 11 Motor, dan Rombong Bakso di Sukolilo

10 September 2026 - 03:46 WIB

Trending di News