Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG– Dinas Peternakan Kabupaten Jombang bekerja sama dengan PT Japfa Comfeed menggelar pelatihan budidaya ayam ulu untuk Wirausaha Baru (WUB) Program Desa Mandiri dan Sejahtera (Desa Mantra) 2026.
Kegiatan dua hari ini (23-24 April 2026) diikuti peserta dari Kecamatan Gudo, Bandarkedungmulyo, dan Jombang, serta berlangsung di Pendopo Kecamatan Bandarkedungmulyo.
Ayam ulu adalah ayam kampung pedaging hasil persilangan yang memiliki pertumbuhan lebih cepat dibanding ayam kampung biasa, dengan cita rasa daging yang tetap mirip ayam kampung.
Masa panen relatif singkat, sekitar 35–55 hari tergantung manajemen pemeliharaan.
Bobot panen bisa mencapai sekitar 0,9–1 kg per ekor.
Perrtumbuhan cepat, tekstur daging yang cenderung lebih empuk, dan potensi usaha yang menarik untuk peternak kecil
Pemkab Jombang memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
Turut hadir Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Jombang Senen, S.Sos, M.Si, Camat Bandarkedungmulyo Hariyanto, S.Sos, M.Si, Plt. Kepala Bidang Agribisnis beserta staf, serta narasumber dari PT Japfa Comfeed.
Camat Bandarkedungmulyo Hariyanto, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya menekankan bahwa program Wirausaha Baru (WUB), merupakan upaya strategis pemerintah untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya di sektor peternakan yang berpotensi besar di Jombang.
Program WUB di Pemkab Jombang adalah Wirausahawan Baru. Program ini dirancang untuk mencetak pelaku usaha baru di masyarakat, biasanya berbasis kelompok, dengan dukungan pelatihan, pendampingan, dan kadang bantuan sarana usaha.
WUB dihubungkan dengan program Jombang Mantra atau Desa Mandiri dan Sejahtera, sehingga fokusnya bukan hanya memberi pelatihan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi warga melalui usaha peternakan, perikanan, dan sektor produktif lain.
Salah satu skema yang pernah diberitakan adalah pelibatan minimal tiga orang per unit usaha dengan stimulan sekitar Rp5 juta
Pelatihan dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas Peternakan Senen, S.Sos, M.Si. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan swasta dalam meningkatkan kapasitas masyarakat.
Peserta dibekali pengetahuan teknis budidaya ayam ulu, wawasan kewirausahaan, manajemen usaha, serta strategi pemasaran.
“Saya berharap peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh agar hasilnya berkelanjutan dan dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Peserta antusias mengikuti sesi teori dari narasumber PT Japfa Comfeed pada hari pertama.
Hari kedua difokuskan pada praktik langsung, termasuk manajemen pakan, pemeliharaan, dan kesehatan hewan.
Diharapkan, para peserta segera mengimplementasikan ilmu ini menjadi pelaku usaha mandiri peternakan unggas, mencetak wirausahawan tangguh dan inovatif yang berkontribusi pada perekonomian Jombang menuju daerah maju dan sejahtera.**







