Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Makan Menu Nasi Goreng, 100 Lebih Santri Ponpes Asnawiyyah Demak Keracunan

badge-check


					Ambulans berdatangan di Ponpes Asnawiyyah, Demak, Jateng, angkut lebih 100 santri diduga keracunan nasi goreng dari MBG, Sabtu, 18 April 2025. Foto: Instagram@suaraakarrumput Perbesar

Ambulans berdatangan di Ponpes Asnawiyyah, Demak, Jateng, angkut lebih 100 santri diduga keracunan nasi goreng dari MBG, Sabtu, 18 April 2025. Foto: Instagram@suaraakarrumput

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS COM, DEMAK– Seratus lebih santri di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Sabtu, 18 April 2026.

Sejumlah korban mengeluh mual, muntah, pusing, hingga diare beberapa jam setelah menyantap makanan yang dibagikan di pondok pesantren dan sekolah.

Peristiwa itu terjadi di sedikitnya empat lembaga pendidikan dan pondok pesantren di wilayah Pilangwetan.

Menu MBG yang dikonsumsi saat itu disebut terdiri atas nasi goreng, telur ceplok, acar timun dan wortel, jeruk, serta susu kotak.

Gejala awal mulai muncul pada malam hari usai makan, lalu semakin banyak santri yang mengeluh sakit keesokan paginya.

Kepala Dinas Kesehatan Demak, Ali Maimun, mengatakan pihaknya langsung mengevakuasi para santri yang mengalami gejala keracunan ke sejumlah fasilitas kesehatan.

“Gejala mulai muncul sejak pagi ini. Kami dari Dinas Kesehatan telah melakukan evakuasi terhadap para korban yang mengalami mual dan muntah ke rumah sakit,” kata Ali.

Menurut dia, hingga Minggu, 19 April 2026, jumlah santri yang terdampak terus bertambah.

Data sementara menyebutkan lebih dari 100 santri mengalami gejala serupa dan puluhan di antaranya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Pemeriksaan awal dilakukan untuk memastikan sumber dugaan keracunan berasal dari menu MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.

Pihak pondok pesantren juga membenarkan adanya banyak santri yang jatuh sakit setelah menyantap makanan tersebut.

Pengasuh Pondok Pesantren Asnawiyyah, Choilullah, mengatakan pihaknya baru menyadari kondisi itu ketika banyak santri mengeluh sakit pada Minggu pagi.

“Kemudian ketika pagi, baru kita tahu ternyata yang sakit itu banyak. Dari situ ada informasi dari ustazah bahwa kemungkinan besar ini dari MBG,” ujarnya.

Untuk memastikan penyebab pasti, Dinas Kesehatan Demak masih menunggu hasil uji laboratorium.

Sementara itu, lokasi penyedia makanan atau SPPG di Pilangwetan dipasangi garis polisi dan operasionalnya dihentikan sementara untuk kepentingan penyelidikan.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Oknum Diknas Minta Jatah 10% dari Dana Revitalisasi 180 Gedung SD/ SMP di Bangkalan Rp38 Miliar

24 September 2026 - 16:56 WIB

Tim Ombudsman Sidak ke LP CIbinong: Temukan Bangunan Mirip Hotel dan Deretan Mobil Mewah!

24 September 2026 - 15:32 WIB

Eri Cahyadi Melarang Sekolah Jualan Seragam, Bupati Sidoarjo Melarang Sekolah Acara ODL

24 September 2026 - 09:24 WIB

Hasil Tes DNA Jenazah yang Ditemukan adalah Surakman Awak Arupadatu 1, Posisi 380 Km di Perairan Enggano

24 September 2026 - 03:23 WIB

Trending di News