Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Kutu Pembunuh Menyerang Korea Selatan, 422 Orang Meninggal

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Korea Selatan diserang wabah “kutu pembunuh” pembawa penyakit yang telah menyebabkan 422 kematian di seluru negeri. Untuk membasmi serangga tersebut, pemerintah setempat meluncurkan program memantau penyakit menular yang disebarkan kutu.

Laporan Korea Herald menyebut, Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea telah meluncurkan pengawasan Sindrom Demam Parah dengan Trombositopenia yang akan berlangsung hingga November. Pemantauan dilakukan di 26 lokasi di seluruh negeri, terutama di kota di mana populasi kutu relatif tinggi.

Kutu pembawa penyakit biasanya hidup di daerah berumput dan aktif dari bulan April hingga November.

Serangga tersebut terutama menjadi parasit hewan seperti sapi dan anjing, tetapi juga dapat menggigit manusia yang bersentuhan dengan tumbuh-tumbuhan tanpa pakaian pelindung yang memadai.

Infeksi dapat menyebabkan gejala seperti demam tinggi, muntah, dan diare dalam waktu lima hingga 14 hari. Sejak kasus pertama yang dikonfirmasi di Korea Selatan pada 2013, sekitar 180 infeksi telah dilaporkan setiap tahunnya, dengan tingkat kematian sekitar 18 persen.

Karena tidak ada vaksin atau pengobatan khusus yang tersedia, pihak berwenang menekankan bahwa pencegahan sangat penting.

“Saat melakukan aktivitas di luar ruangan, hindari berlama-lama di area berumput dan kenakan pakaian berlengan panjang dan celana panjang,” kata Komisioner Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, Lim Seung-kwan dalam sebuah pernyataan.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

“Cium” Asisten Cantik di Lapangan Golf, Trump Gemparkan Netizen

17 September 2026 - 16:00 WIB

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Trending di Internasional