Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Gerakan Massa Lengserkan Rudi Mas’ud 21 April 2026, APM-Kaltim Bukan Posko dan Donasi di Samarinda

badge-check


					Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APM-Kaltim) membuka   Posko Pendaftaran dan Donasi aksi gerekana lengserkan Rudi Masud sebagai gubernur Kaltim yang dirancang dilaksanakan 2w1 April 2026. Foto: instagram@irmasuyanimilono Perbesar

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim (APM-Kaltim) membuka Posko Pendaftaran dan Donasi aksi gerekana lengserkan Rudi Masud sebagai gubernur Kaltim yang dirancang dilaksanakan 2w1 April 2026. Foto: instagram@irmasuyanimilono

Penulis: Sri Muryanto   |   Edit: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAMARINDA-  Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APM-Kaltim) sedang mempersiapkan aksi demonstrasi besar pada 21 April 2026 di Samarinda untuk menyoroti isu tata kelola pemerintahan, nepotisme, dinasti politik, hingga tuntutan pemakzulan Gubernur Rudy Mas’ud.

Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar pada 21 April 2026, sebagai bentuk protes atas kinerja pemerintah provinsi yang dinilai mengecewakan.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi, Erly Sopiansyah, menegaskan bahwa aksi ini bukan gerakan spontan, melainkan hasil konsolidasi yang telah dilakukan sejak awal April.

Mereka telah menggelar rapat konsolidasi pada 9 April 2026 di Mesra Hotel Samarinda, melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti Ormas, LSM, komunitas ojek online, dan tokoh masyarakat.

Bahkan mereka telah membukan posko pendaftaran dan mengumumankan dukungan finansial untuk melancarkan acara ini. Setting acaranya mirip  gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) saat bergerak menjatuhkan Bupati Sudewo, sebelum di-OTT oleh KPK.

Belum ada konfirmasi spesifik dari sumber berita utama mengenai pembukaan posko dukungan massa atau penggalangan donasi secara terbuka untuk rencana “lengserkan” Gubernur Rudy Mas’ud, meski aksi ini menargetkan kritik keras terhadap kepemimpinannya.

Kelompok ini menyoroti kekecewaan atas isu seperti janji kampanye “Gratispol” yang dinilai tak terealisasi, renovasi rumah dinas Rp 25 miliar, utang daerah, dan dugaan dinasti politik.

Rapat koordinasi dipimpin Koordinator Lapangan Erly Sopiansyah untuk menyatukan langkah berbagai pihak. Aksi serupa sebelumnya, seperti demo mahasiswa pada Februari 2026, juga menuntut realisasi program Rudy Mas’ud-Seno Aji.

Gubernur Rudy Mas’ud (Harum) menjabat sejak 2025 setelah Pilgub, dengan dukungan awal dari berbagai LSM dan Ormas. Kritik muncul dari aliansi oposisi seperti Aliansi GERAM dan Aliansi Mahakam atas dugaan janji palsu dan pengelolaan daerah. Saat ini, belum ada respons resmi dari Pemprov Kaltim terkait rencana aksi 21 April.

Gubernur Kaltim, Rudi maus yang terkenal dingin dan lihai berdiploasi tampaknta belum merepon rencana aksi demostrasi yang dirancang oleh APM-Kaltim. Sampai saat ini belum merespon sama sekali.

Korlap Erly Sofiansyah

Erly Sofiansyah memainkan peran kunci sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) di Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APM-Kaltim). Ia memimpin rapat konsolidasi pada 9 April 2026 di Mesra Hotel Samarinda untuk mematangkan aksi demonstrasi 21 April yang menyoroti isu tata kelola, nepotisme, dan dinasti politik Gubernur Rudy Mas’ud.

Sebagai Korlap, Erly bertanggung jawab menyatukan berbagai elemen masyarakat seperti Ormas, LSM, komunitas ojek online, tim advokat, dan tokoh masyarakat dalam persiapan aksi. Ia menegaskan rapat tersebut sebagai momentum penting untuk menyuarakan kepedulian rakyat terhadap kondisi daerah.

Erly mengkritik kuasa terpusat pada keluarga penguasa yang melemahkan tata kelola pemerintahan dan harapan masyarakat. Belum ada informasi lanjutan tentang keterlibatannya dalam posko dukungan massa atau penggalangan donasi spesifik.

Ya, Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (APM-Kaltim) telah mendirikan posko perjuangan di Jalan S. Parman, Kota Samarinda, sebagai pusat pendaftaran dan pengumpulan massa untuk aksi demonstrasi 21 April 2026. Posko ini mengajak masyarakat menyuarakan aspirasi terkait isu tata kelola, nepotisme, dan dinasti politik Gubernur Rudy Mas’ud.

Posko berfungsi sebagai tempat pendaftaran peserta aksi, konsolidasi elemen masyarakat seperti Ormas, LSM, dan komunitas ojek online. Diposting pada 11 April 2026 via Instagram, posko ini menekankan semangat “LAWAN” untuk menyatukan suara rakyat.

Posko ini melengkapi rapat konsolidasi di Mesra Hotel Samarinda pada 9 April, dipimpin Korlap Erly Sofiansyah. Belum ada detail spesifik tentang jam operasional atau kontak pendaftaran, tapi terkait langsung dengan rencana aksi besar-besaran.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berprestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Trending di News