Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Pramugari PO Indorent Naura Rindha Tewas, 33 Lainnya Luka-luka Kecelakaan di Km 566 A Tol Ngawi-Solo

badge-check


					Kecelakaan maut melibatkan bus PO Indorent jurusan Jakarta-Malang dengan truk boks terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi kilometer 566 A, Kamis (12/2) pagi. Seorang pramugari dari Blitas meninggal dunia. Foto: Instagram@portalJTV Perbesar

Kecelakaan maut melibatkan bus PO Indorent jurusan Jakarta-Malang dengan truk boks terjadi di ruas Tol Solo-Ngawi kilometer 566 A, Kamis (12/2) pagi. Seorang pramugari dari Blitas meninggal dunia. Foto: Instagram@portalJTV

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.CON, NGAWI– Kecelakaan maut di Tol Solo-Ngawi KM 566 A pada Kamis (12/2/2026) pagi melibatkan bus PO Indorent jurusan Jakarta-Malang dan truk boks, menyebabkan satu korban jiwa.

Bus terguling ke parit setelah menabrak belakang truk, menyebabkan seorang pramugari Naura Rindha Cantika (21) dari Blitar meninggal dunia akibat terjepit kabin yang ringsek.

Naura Rindha Cantika (21), pramugari korban tewas kecelakaan bus PO Indorent di Tol Solo-Ngawi, adalah pramugari bus PO Indorent, bukan pramugari penerbangan.

Ia berasal dari Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan bekerja sebagai awak bus jurusan Jakarta-Malang. Naura meninggal akibat terjepit kabin bus yang ringsek setelah terguling ke parit.

Satu pramugari asal Blitar meninggal setelah dirawat di RSUD Widodo Ngawi; korban lainnya dirawat di RSUD Widodo dan RSUD Dr. Soeroto Ngawi. Jumlah total korban mencapai 34 orang terdampak, dengan 1 tewas saat ini.

Sopir diduga kurang konsentrasi atau mengantuk, sehingga tabrak truk boks B 9503 PXV milik Pujianto (35) dari Batang; bus oleng, hantam pembatas, la lu terguling. Bagian depan bus hancur parah, truk rusak di belakang.

Bus bernomor polisi B 7107 TGE dikemudikan Ahmad Fajrin Dermawan (35) dari Tegal, membawa sekitar 30-53 penumpang plus awak bus.

Satu pramugari tewas; 32-33 orang luka-luka (termasuk penumpang bus dan truk) dilarikan ke RSUD Widodo Ngawi, jenazah divisum di RSUD Soeroto Ngawi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Harianto, menyoroti kelalaian sopir. Ia mengatakan dalam kecelakaan itu, menyebabkan satu korban meninggal dunia dan 33 korban luka-luka.

Awalnya dilaporkan 34 korban luka (1 luka berat, 33 luka ringan), termasuk penumpang bus (sekitar 30-53 orang plus awak) dan sopir truk.

Iptu Agus Harianto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, menangani kecelakaan bus PO Indorent di Tol Solo-Ngawi KM 566 A pada 12 Februari 2026.

Ia memimpin penyelidikan, olah TKP, dan amankan kendaraan sebagai bukti; menyebut dugaan sopir bus mengantuk atau kurang konsentrasi saat tabrak truk boks. Agus Harianto konfirmasi 1 tewas (pramugari Naura Rindha Cantika) dan 32-33 luka-luka, serta koordinasi evakuasi korban ke RSUD Widodo dan RSUD Dr. Soeroto Ngawi.

PO Indorent di Tol Solo-Ngawi KM 566 A pada Kamis (12/2/2026) pukul 04.30-05.00 WIB dimulai saat bus melaju kencang dari barat ke timur di lajur cepat.

Bus B 7107 TGE (sopir Ahmad/Achmad Fajrin Dermawan, 35, asal Tegal) membawa 33-34 penumpang kurang konsentrasi atau hati-hati, tabrak belakang truk boks Isuzu Elf B 9503 PXV (sopir Pujianto, 35, asal Batang). Bus oleng ke kiri, hantam pembatas jalan, masuk parit, lalu terguling; bagian depan ringsek parah.

Satu korban tewas (pramugari Naura Rindha Cantika, 21, Blitar), 33 luka (1 berat di RSUD Widodo Ngawi, lainnya rawat jalan di RSUD Dr. Soeroto Ngawi). Polisi olah TKP, amankan kendaraan; dugaan kelalaian sopir bus. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Meriah Mancing Bersama Forkopimpinda Jombang di Kolam Pemancing Keplaksari Peterongan

14 Juni 2026 - 14:40 WIB

Jenis PBX Finder, Tyo Ardianto Temukan Alat Pelacak di Mobilnya

14 Juni 2026 - 08:43 WIB

Aktivis gerakan mantan BEM UGM, Tyo Ardianto temukan alat pelacak jenis PBX pada mobilnya setelah mendapat notifikasi pada ponselnya

Menelisik Akar Terorisme (17): Dituduh Sebarkan Epidemi, 50.000 Warga Yahudi Dibantai di Burgundi

13 Juni 2026 - 20:31 WIB

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Trending di News