Penulis: Mulawarman | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, PAPUA- Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur setelah menjadi korban aksi penembakan brutal yang terjadi di Mile Post (MP) 50 Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. Insiden tragis ini dilaporkan terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026, sekitar pukul 15.27 WIT.
Korban meninggal dunia adalah:
- Sertu Arifin, anggota Koramil 1710-04/Tembagapura (gugur)
- Sertu Hendrikus, anggota Denkav 3/SC, (luka-luka)
- Pratu Hardiansyah, anggota Denkav 3/SC (luka-luka)
Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto mengkonfirmasi bahwa dua prajurit TNI dan satu warga sipil menjadi korban penembakan oleh OPM pada 11 Februari 2026.
Belum ada pernyataan langsung dari Panglima TNI atau Danrem setempat hingga informasi terakhir, meski tim TNI-Polri telah memperketat pengamanan di area PT Freeport. Update lebih lanjut mungkin muncul dari konferensi pers resmi Kodam XVII/Cenderawasih.
Menurut kronologi awal, ketiga personel tersebut sedang dalam perjalanan dari Timika menuju MP 68 Tembagapura. Setibanya di MP 50, mereka singgah sejenak untuk buang air kecil.
Saat itulah, sekitar 10 anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KkB) OPM, yang keluar secara tiba-tiba dari area hutan, langsung melancarkan aksi penembakan.
Aksi ini tidak hanya menimbulkan kerugian personel tetapi juga material. Kelompok bersenjata dilaporkan mengambil 2 pucuk senjata SS2, 50 butir munisi, dan 2 magazen milik korban. Informasi ini didapatkan dari Danyon 301/Dansatgas Pam Obvit saat proses evakuasi.
Pasca-insiden, ketiga korban telah berhasil dievakuasi menuju Timika. Saat ini, situasi di MP 50 Tembagapura masih dinyatakan rawan.
Aparat keamanan (Apkam) gabungan TNI/Polri telah bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran intensif dan pendalaman terhadap aksi teror tersebut.
Kronologi serangan de Mile Post (MP) 50 Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, pada 11 Februari 2026, dapat dirangkum secara point-to-point berdasarkan laporan resmi.
Urutan Kejadian
-
Sekitar pukul 15.00-15.15 WIB : Prajurit TNI dari Koramil 1710-04/Tembagapura, Kodim 1710/Mimika, sedang menjalankan tugas pengamanan wilayah teritorial di KM 50 (MP 50) jalan tambang utama PT Freeport Indonesia (Jalan Haul menuju Tembagapura).
-
15.27 WIB : Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)/OPM melakukan serangan mendadak menggunakan taktik gerilya, menargetkan rombongan kendaraan PT Freeport yang melintas; kontak tembak pecah saat prajurit TNI membalas.
-
Mari kita bicarakan : Serka AC (Babinsa) gugur; Sertu H mengalami luka pendarahan hidung; karyawan PT Freeport (HR awal) terluka akibat peluru rekoset di kepala.
-
Langsung setelahnya : Tim gabungan TNI-Polri mengevakuasi korban menggunakan ambulans udara, menutup sementara akses jalan utama, dan kejar pelaku ke hutan sekitar.
-
Sore hari : Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda konfirmasi kejadian, perketat pengamanan objek vital, dan mengumpulkan data intelijen. **






