Menu

Mode Gelap

Headline

6 Gedung SMP Jombang Disiapkan Rp 1,1 M, Wor Windari: Rehab Sekolah Tahun Ini Tidak Sebanyak Tahun Lalu

badge-check


					Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Wor Windari. Foto: kredonews.com/elok apriyanto Perbesar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Wor Windari. Foto: kredonews.com/elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREWDONEWS.COM, JOMBANG– Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur kembali mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) pada tahun anggaran 2026.

Tahun ini, sebanyak enam SMPN di Kabupaten Jombang mendapatkan program rehabilitasi dengan total anggaran mencapai Rp 1,12 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Wor Windari mengatakan jumlah sekolah yang direhabilitasi tahun ini memang tidak sebanyak tahun sebelumnya.

“Jumlah sekolah yang direhab tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Anggarannya sekitar Rp 1,1 miliar untuk enam SMPN,” ujar Wor Windari, Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, program rehabilitasi meliputi perbaikan ruang sekolah hingga pembangunan ruang kelas baru.

Salah satu kegiatan rehabilitasi dilakukan di SMPN 1 Jombang, berupa rehabilitasi sedang hingga berat pada ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dengan anggaran sebesar Rp 32 juta.

Sementara itu, SMPN 2 Ploso mendapat alokasi Rp 150 juta untuk rehabilitasi laboratorium.

“Pembangunan ruang kelas baru (RKB) dialokasikan untuk SMPN 4 Jombang dan SMPN 1 Diwek, masing-masing sebesar Rp 198 juta,” tuturnya.

Selain itu, rehabilitasi ruang guru dan ruang kepala sekolah dilakukan di SMPN 2 Jogoroto dan SMPN 2 Sumobito, dengan masing-masing sekolah menerima anggaran Rp 272 juta.

“Total keseluruhan anggaran untuk enam SMPN tersebut mencapai Rp 1.122.000.000,” Wor Windari.

Selain program rehabilitasi yang bersumber dari APBD Jombang, sejumlah SMPN juga akan menerima bantuan melalui program revitalisasi sekolah yang didanai langsung oleh pemerintah pusat.

Namun hingga saat ini, sekolah-sekolah penerima program revitalisasi tersebut belum diumumkan secara resmi.

“Revitalisasi tahun ini ada lagi, tetapi sekolah mana saja yang mendapatkan masih belum diumumkan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, program revitalisasi sekolah dilaksanakan secara swakelola, dengan mekanisme pengajuan yang dilakukan secara daring melalui laman resmi revit.kemendikdasmen.go.id. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ASN Kota Mojokerto Diminta Kembali Fokus Layani Masyarakat Usai Libur Idulfitri

25 Maret 2026 - 14:47 WIB

Sidak Pasca Lebaran, Pemkot Mojokerto Pastikan Layanan Publik Tetap Prima

25 Maret 2026 - 14:38 WIB

Beji Banjir Hingga 70 Cm, Jalur Pantura Lewat Pasuruan Tutup Total Dialihkan ke Pandaan

24 Maret 2026 - 20:59 WIB

One Way Nasional Arus Balik Lebaran 2026 Dimulai Hari Ini (24/3)

24 Maret 2026 - 20:51 WIB

WFH Satu Hari Sepekan Bisa Tekan Pendapatan Pengemudi Ojol Hingga 20%

24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Elf Angkut 21 Penumpang Rem Blong Terbalik di Majalengka, Enam Orang Bersaudara Tewas

24 Maret 2026 - 20:29 WIB

Pengemudi Positif Narkoba, Mobil Xenia Menyantap Dua Wanita Hingga Tewas di Depan PG Candi

24 Maret 2026 - 17:21 WIB

Drama KPK Soal Status Yaqut Qoumas, Kembali Lagi ke Rutan sejak Senin 23 Maret 2026

24 Maret 2026 - 12:13 WIB

Ada Tato di Paha Kiri, Jasad Perempuan Ditemukan di Sambirejo Pasuruan

24 Maret 2026 - 10:34 WIB

Trending di News