Menu

Mode Gelap

Headline

Musrenbang Jombang: 2027 Tiap Dusun Warga Diberi Stimulan Rp 5 Juta untuk Modal Usaha

badge-check


					Pembkab Jombang giat keliling melakukan Musrenbang. Dimasukkan rencana untuk mengentas kemiskinan ekstrem. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Pembkab Jombang giat keliling melakukan Musrenbang. Dimasukkan rencana untuk mengentas kemiskinan ekstrem. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Elok Apriyanto   |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG– Bupati Jombang Warsubi memimpin Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 , melibatkan delegasi dari lima kecamatan, yakni Peterongan, Sumobito, Kesamben, Mojoagung, dan Jogoroto.

Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan pembangunan dari tingkat desa dengan prioritas pembangunan daerah hingga nasional.

Bupati Warsubi menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 memiliki peran krusial dalam mendukung agenda nasional, khususnya pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Musrenbang adalah momentum penajaman dan kesepakatan usulan pembangunan. Seluruh program harus terintegrasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Warsubi, Kamis (5/2/2026).

Ia menegaskan untuk tahun 2027, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengusung tema “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”.

Tema ini diarahkan untuk menjadikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi utama yang terhubung langsung dengan industri pengolahan serta pasar digital.

Sebagai bentuk transparansi, Bupati Warsubi memaparkan capaian pembangunan tahun 2026 yang merupakan hasil Musrenbang tahun sebelumnya.

Program tersebut meliputi peningkatan jalan di sejumlah ruas strategis serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di lima kecamatan peserta Musrenbang.

Lebih lanjut, Warsubi mengumumkan transformasi kebijakan melalui skema Prioritas Kecamatan dan program Desa Mantra (Desa Maju dan Sejahtera).

Setiap kecamatan akan mendapatkan alokasi anggaran peningkatan jalan kabupaten sebesar Rp1 miliar dan PJU sebesar Rp200 juta.

Dalam upaya mempercepat kemandirian ekonomi masyarakat, Pemkab Jombang juga meningkatkan target penciptaan wirausaha baru. Jika sebelumnya satu wirausaha per dusun, kini ditargetkan menjadi tiga wirausaha baru di setiap dusun.

“Kami ingin setiap dusun memiliki penggerak ekonomi. Melalui stimulan modal Rp5 juta per orang, masyarakat didorong memulai usaha mikro produktif, misalnya budidaya puyuh yang nantinya bisa berkembang,” jelas Warsubi.

Ia menambahkan, fokus pemerintah bukan sekadar pemberian modal, melainkan penciptaan lapangan kerja berkelanjutan dari tingkat akar rumput.

“Upaya ini berkontribusi terhadap penurunan angka pengangguran di Jombang,” paparnya.

Bupati Warsubi mencatat, angka pengangguran pada akhir 2024 mencapai 28.700 jiwa, kemudian turun menjadi 25.600 jiwa pada tahun 2025 atau berkurang sekitar 3.100 jiwa.

“Dengan sinergi pemerintah dan sektor swasta yang memprioritaskan tenaga kerja lokal, diperkirakan sekitar 6.100 lapangan kerja baru tercipta,” katanya.

Warsubi berharap seluruh delegasi menghasilkan kesepakatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami berharap peran kecamatan semakin kuat sebagai simpul pembangunan demi mewujudkan Jombang yang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tutur Warsubi.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji menegaskan bahwa usulan RKPD 2027 akan difokuskan pada dua sektor utama, yakni pembangunan infrastruktur jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu, Kabupaten Jombang juga akan memperkuat pengelolaan sampah melalui pembentukan Bank Sampah hingga tingkat RT, sejalan dengan arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional.

“Bank Sampah akan digerakkan hingga tingkat RT dengan alokasi anggaran Rp3,2 juta per RT. Desa bertindak sebagai koordinator agar sampah tidak hanya terkelola, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” pungkas Hadi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ini Jadwal Operasional Bank Pasca-Lebaran

23 Maret 2026 - 20:14 WIB

Ikuti Jejak Yaqut Qoumas, Emmanuel Ebenezer Ajukan Status Tahanan Rumah ke KPK

23 Maret 2026 - 20:06 WIB

Harga Pangan Kompak Naik Usai Lebaran, Harga Cabai Rp131 Ribu

23 Maret 2026 - 19:53 WIB

Tambang Batubara Ilegal di Kukar Rp 2,6 Triliun, Bermuara pada Sohat dan Sohut Chairil Bersaudara

23 Maret 2026 - 16:01 WIB

Jasa Marga Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Kendalikan Arus Balik

23 Maret 2026 - 15:32 WIB

Kuasai Fermentasi Molekuler, Ajinomoto dari Penyedap Rasa Produksi Bahan Baku Utama Cetak CPU/GPU Komputer

23 Maret 2026 - 13:37 WIB

Hasil Skrening BNNK Pasuruan: 35 Siswa SMK Positif Narkoba Kini Jalani Pembinaan

23 Maret 2026 - 12:09 WIB

Semakin Mencengankan, ROME Alibaba Cara Nambang Crypto Terbaru Via AI Agentik

23 Maret 2026 - 11:47 WIB

Vega Pratama Lebaran di Brasil: Raih Juara III di Sirkuit Balap Moto3 Ayrton Senna

23 Maret 2026 - 09:16 WIB

Trending di News