Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline

Bimo 110 Menghilang, setelah Kades Gagal Mendapat Rp 200 Juta dari Gapoktan Sumbersari Jombang

badge-check

Penyidik Polres Jombang menggelar konferensi pers, Senin, 26 Januari 2026. Pengungkapan penangkapan 17 pelaku pencurian motor, dengan barang bukti 34 unit motor.Foto: kredonews.com/ elok apriyanto Perbesar

Penyidik Polres Jombang menggelar konferensi pers, Senin, 26 Januari 2026. Pengungkapan penangkapan 17 pelaku pencurian motor, dengan barang bukti 34 unit motor.Foto: kredonews.com/ elok apriyanto

Penulis: Elok Apriyanto  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Aparat kepolisian mengungkap perkembangan terbaru terkait kasus hilangnya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa combine harvester bantuan DPRD Provinsi Jawa Timur di Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

Dalam proses penyelidikan, Satreskrim Polres Jombang telah mengantongi sejumlah informasi penting, salah satunya terkait perpindahan combine harvester merek MAXXI Bimo 110 yang diduga dilakukan oleh kepala desa setempat dari kelompok tani kepada pihak ketiga.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Robin Dimas Alexander, membenarkan bahwa pihaknya tengah mendalami dugaan penyimpangan dalam pengelolaan bantuan alsintan tersebut.

“Jadi kita sudah dapat informasi soal itu, dan saat ini sudah kita lakukan penyelidikan,” ujar AKP Dimas, Senin (26/1/2026).

Ia menjelaskan, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi untuk mengumpulkan bahan keterangan guna mengungkap dugaan hilangnya alsintan bantuan pemerintah tersebut.

“Saat ini kita sudah memeriksa saksi-saksi dan juga melakukan perhitungan potensi kerugian negara melalui Inspektorat,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bantuan alsintan yang seharusnya dimanfaatkan oleh kelompok tani di Desa Sumbersari diduga dialihfungsikan dan dipindahtangankan oleh kepala desa kepada pihak lain.

“Bantuan alsintan yang diberikan ke Desa Sumbersari itu diduga dialih tangankan oleh kadesnya ke pihak ketiga,” tegas AKP Dimas.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa proses penghitungan kerugian keuangan negara saat ini masih berlangsung di Inspektorat Kabupaten Jombang. Hasil penghitungan tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah hukum berikutnya.

“Itu yang sedang kita hitung, potensi kerugian negaranya berapa,” katanya.

Tak hanya fokus pada satu lokasi, Satreskrim Polres Jombang juga membuka kemungkinan untuk mengembangkan penyelidikan kasus serupa di wilayah lain.

“Sementara yang kita selidiki masih bantuan di Sumbersari. Namun ke depan, tidak menutup kemungkinan kami juga akan menyelidiki bantuan alsintan di wilayah lainnya,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan penyimpangan penyaluran bantuan alat pertanian kembali mencuat di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Kali ini, bantuan combine harvester (combi) yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok tani di Desa Sumbersari, Kecamatan Megaluh, diduga diperjualbelikan oleh kepala desa setempat.

Combine harvester merek MAXXI Bimo 110, bantuan anggota DPRD Jatim diduga dijual oleh Kepala Desa Sumbersari, Harianto, kepada almarhum H. Iskandar, warga Dusun Paceng, Desa Sumbersari, pada September 2024.

Salah satu anggota gabungan kelompok tani (Gapoktan) berinisial WR mengungkapkan, sebelum bantuan alat pertanian tersebut turun, pihak desa sempat meminta data kelompok tani kepada Poktan Mojosari sebagai syarat administrasi.

Setelah menunggu selama beberapa bulan, bantuan combine harvester Bimo nomor 110 akhirnya tiba di desa. Namun, alat tersebut tidak diserahkan kepada kelompok tani penerima sebagaimana tercantum dalam proposal.

“Pihak desa justru meminta uang Rp200 juta kepada Gapoktan,” ujar WR kepada wartawan, sembari mewanti-wanti namanya untuk tidak dipublikasikan, Kamis (25/12/2025).**

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

7 Nov 2026 - 19:45 WIB

Sejumlah Pejabat Polres Jombang Bergeser Jabatan

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

7 Nov 2026 - 16:17 WIB

Aktivitas TMMD 130, Serda Fajar Lakukan Komsos dengan Petani dan Peternak Klitih Plandaan

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

7 Nov 2026 - 15:15 WIB

Menelisik Akar Terorisme (74): Klan Bangkit untuk Ketiga Kalinya

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

7 Nov 2026 - 11:53 WIB

Pasca Putusan MA, Sufmi Dasco: DPR RI Belum Ambil Sikap Hak Angket terhadap Wapres Gibran

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

7 Nov 2026 - 10:16 WIB

Haul ke-128 Ponpes Qomaruddin Gresik Wabup Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

7 Nov 2026 - 09:18 WIB

Pasukan Damkar 20 Ngoro Padamkan Kebakaran 1.200 M2 Lahan Tebu di Buluhrejo Diwek

November 2026 Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS

6 Nov 2026 - 19:17 WIB

November 2026 Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS

Sah! Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Lintas Profesi

6 Nov 2026 - 18:57 WIB

Sah! Pemerintah Tingkatkan Status PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Lintas Profesi

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis

6 Nov 2026 - 13:07 WIB

Smelting Kembali Raih Penghargaan CSR Award 2026 ADINKES, Atas Dedikasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis
Trending di Nasional