Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Fenomena ‘Parade Planet’ Februari Mendatang

badge-check


					Planet konjungsi Perbesar

Planet konjungsi

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Para pecinta astronomi tengah bersiap menyambut salah satu pertunjukan langit yang dikenal dengan istilah ‘Parade Planet’ pada 28 Februari mendatang. Fenomena ini terjadi saat planet-planet tata surya tampak berkumpul di area yang sama dan membentuk garis, seolah-olah sejajar.

Secara fisik, planet-planet tersebut tetap berada pada jalur orbitnya masing-masing dan terpisah jutaan kilometer. Namun, konfigurasi unik ini menciptakan pemandangan visual yang luar biasa bagi pengamat di Bumi.

Secara ilmiah, fenomena ini disebut sebagai konjungsi planet atau penyelarasan planet (planetary alignment). Hal ini terjadi karena perbedaan kecepatan orbit setiap planet saat mengelilingi Matahari.

Namun, para ahli menekankan bahwa istilah ‘berbaris’ tidak berarti planet-planet tersebut berada dalam garis lurus sempurna secara tiga dimensi di luar angkasa. Keselarasan ini hanyalah efek perspektif visual karena kita melihatnya dari bidang ekliptika yang hampir sama.

Untuk mengamati fenomena ini, aplikasi seperti Star Walk 2 atau Stellarium dapat membantu menentukan posisi tepat setiap planet di langit. Biasanya, parade planet terlihat paling jelas sesaat sebelum matahari terbit atau segera setelah matahari terbenam.

Planet terang seperti Venus, Jupiter, dan Mars biasanya dapat dilihat dengan mata telanjang. Namun, untuk melihat planet yang lebih redup seperti Uranus atau Neptunus, Anda akan memerlukan bantuan teropong (binokular) atau teleskop.

Fenomena parade planet adalah fenomena alam biasa yang tidak memiliki dampak fisik bagi Bumi. Penyelarasan ini tidak akan memicu gempa bumi, tsunami, atau gangguan gravitasi ekstrem lainnya.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

Setiap Ketukan “Prompt” AI Diam-Diam Menguras Listrik Jepang dan Air Afrika

20 September 2026 - 17:38 WIB

“Cium” Asisten Cantik di Lapangan Golf, Trump Gemparkan Netizen

17 September 2026 - 16:00 WIB

Raja Thailand Terbangkan Sendiri Pesawat Boeing 737 -800

15 September 2026 - 17:27 WIB

Resmi Mengaku, Amerika Serikat Kerahkan Senjata Ofensif Aktif di Orbit Bumi

15 September 2026 - 16:48 WIB

Mantan PM Inggris dan Delegasi Barat Nyaris Kena Serangan Drone Rusia

14 September 2026 - 18:51 WIB

Luana Lopes Lara, Mantan Balerina ke Miliarder Paling Tajir, Kalahkan Taylor Swift

6 September 2026 - 18:16 WIB

Google Lakukan Ribuan Perubahan Sistem Setiap Tahun, Siapa Diuntungkan?

3 September 2026 - 19:28 WIB

Bill Gates Peringatkan, AI Dapat Membuat Bencana Ekonomi

28 Agustus 2026 - 19:07 WIB

Trending di Internasional