Menu

Mode Gelap

Headline

GOR Kaliwates Jember Longsor 22 M, Mobil Innova P 1273 GP Terperosok Masuk Sungai

badge-check


					Intensitas hujam santa lebat, menyebabak tembok GOR Kaliwates Jember toboh 22 meter, menyebab sebuah mobil Innova terprosok masuk ke sungani, Rabi 21 Januari 2026. Foto: Instagram@bpbd_ka.jember Perbesar

Intensitas hujam santa lebat, menyebabak tembok GOR Kaliwates Jember toboh 22 meter, menyebab sebuah mobil Innova terprosok masuk ke sungani, Rabi 21 Januari 2026. Foto: Instagram@bpbd_ka.jember

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JEMBER– Hujan intensitas sedang hingga lebat di Jember pada 21 Januari 2026 memicu longsor di belakang GOR Kaliwates, Jalan Nusantara, Kaliwates Kidul.

Kejadian ini merusak tembok pagar sepanjang 22 meter dengan kedalaman 25 meter, menyebabkan mobil dinas Diskominfo Jember (Toyota Innova P-1273-GP) terperosok ke sungai.

Longsor dimulai sekitar pukul 16.30 WIB akibat tanah labil dari curah hujan tinggi. Mobil yang terparkir di area belakang GOR jatuh terbawa longsor, tapi tidak ada korban jiwa.

BPBD Jember segera merespons dengan evakuasi menggunakan alat berat, menyelesaikan pemindahan mobil ke lokasi aman pada malam hari.

Struktur tanah urukan yang tidak stabil dan minim penahan dinding pada tembok pagar menjadi faktor pendukung selain hujan lebat. Tembok tersebut dibangun sekitar 2004-2005 dan sudah tua, menurut penilaian awal BPBD.

Kepala pelaksana (Kalaksa)  BPBD Jember, Edy Budi Susilo, memimpin evakuasi bersama relawan dan stakeholder, termasuk pemasangan terpal untuk perlindungan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi longsor serupa di wilayah rawan.

 

Penyebab

Menjawab wartawan, kalaksa BPBD Jember menambahkan bahwa penyebab utama longsor di belakang GOR Kaliwates adalah hujan deras dengan intensitas sedang hingga lebat yang memicu pergerakan tanah pada Rabu (21/1/2026).

Kondisi tanah urukan yang labil di area tersebut rentan erosi saat curah hujan tinggi, ditambah minimnya struktur dinding penahan pada pagar tembok sepanjang 22 meter.

Tembok yang dibangun sekitar 2004-2005 sudah tua dan tidak mampu menahan beban tanah.

Longsor mencapai kedalaman 25 meter, merobohkan pagar dan menyeret mobil dinas Diskominfo Jember ke sungai, meski tanpa korban jiwa. BPBD Jember mengonfirmasi kombinasi cuaca ekstrem dan infrastruktur lemah sebagai pemicu utama. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Era Baru Hukum Pidana: Tidak Harus Berakhir di Penjara

26 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ada di Lokasi Sebelum Lula Lahfah Meninggal, Polisi Periksa Reza Arap sebagai Saksi

26 Januari 2026 - 21:48 WIB

Kejaksaan Ringkus Buron 4 Tahun dari Jombang, Hariyono Jualan Pecel di Karawang

26 Januari 2026 - 20:22 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Residivis Curanmor, Sita 34 Barang Bukti Motor

26 Januari 2026 - 20:04 WIB

Kasus Hukum Hogi Minaya, Kajari Sleman Tempuh Jalur Restorativie Justice Sepakat Damai

26 Januari 2026 - 19:45 WIB

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

26 Januari 2026 - 18:18 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Trending di Headline