Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Hari Ini Tim SAR Gabungan Temukan 6 Jenazah Baru di Reruntuhan Mesin ATR Gunung Bulusaraung

badge-check


					Tim SAR Gabungan pada hari ini, Kamis, 22 Januari 2026, setelah melakukan pencarian selama empat haari menemukan enam jenazah korban ATR, di gunung Bususaraung, Pangkajene Kepulaua (Pangkep) Sulawesi. Foto: Instagram@terkinidodit Perbesar

Tim SAR Gabungan pada hari ini, Kamis, 22 Januari 2026, setelah melakukan pencarian selama empat haari menemukan enam jenazah korban ATR, di gunung Bususaraung, Pangkajene Kepulaua (Pangkep) Sulawesi. Foto: Instagram@terkinidodit

Penulis: Mulawarman  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PANGKEP– Hari ini, Kamis 22 Januari 2026, tim SAR gabungan berhasil menemukan enam jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengatakan temuan tersebut berdasarkan laporan tim jajaran Elang, mulai dari Elang 1 hingga Elang 5.

“Dilaporkan tadi pukul 09.30 WITA oleh tim jajaran Elang. Hingga pukul 10.46 WITA, telah ditemukan enam jenazah,” ujar Dody di Posko AJU Desa Tompo Bulu, Kecamatan Balocci, Pangkep, kepada wartawan.

Jenazah-jenazah tersebut ditemukan dekat puing-puing mesin pesawat oleh tim Elang 1 hingga Elang 5 sekitar pukul 10.46 WITA. Sebelumnya, operasi SAR memasuki hari keenam dengan fokus menyisir area serpihan pesawat, barang pribadi korban, dan lokasi jenazah sebelumnya.

Total korban pesawat ini mencapai 10 orang, termasuk awak kabin dan penumpang, yang hilang kontak sejak 17 Januari 2026 dalam penerbangan dari Yogyakarta ke Makassar.

Dua jenazah pertama telah ditemukan dan dievakuasi lebih awal, dengan salah satunya teridentifikasi sebagai pramugari Florencia Lolita Wibisono.

Jenazah keenam ini dievakuasi melalui jalur pendakian yang ekstrem menuju area persawahan Kampung Baru, didukung tim darat dan udara.

Tim DVI (Disaster Victim Identification) akan memproses identifikasi lebih lanjut, mengingat kondisi medan jurang dan cuaca yang menantang. Operasi SAR terus berlangsung untuk mencari korban tersisa dan barang bukti utama.

Saipul Malik (Anggota Tim SAR): Memberikan kesaksian langsung soal penemuan jenazah sebelumnya, yang menjadi dasar laporan gabungan.​

Pernyataan resmi Tim SAR gabungan disampaikan via konferensi pers dan media sosial, mengonfirmasi enam jenazah pukul 10.46 WITA pada 22 Januari 2026 tanpa menyebut nama individu spesifik untuk temuan ini.

Hingga hari keenam operasi SAR pada Kamis, 22 Januari 2026, total delapan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT telah ditemukan di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan, ditambah satu potongan tulang lengan.

Enam jenazah terbaru ditemukan tersebar dalam radius 50 meter, sekitar 250 meter dari puncak gunung, dekat puing mesin pesawat. Sebelumnya, dua jenazah pertama telah ditemukan dan dievakuasi, dengan salah satunya teridentifikasi sebagai pramugari Florencia Lolita Wibisono.

Status Evakuasi

Jenazah-jenazah tersebut mengalami pembengkakan akibat kondisi medan dan cuaca, menyulitkan proses pengenalan serta pengangkutan ke kantong. Evakuasi dilakukan via vertical rescue menuju RS Bhayangkara, dengan opsi helikopter jika cuaca memungkinkan, sementara penyisiran korban tersisa berlanjut.

Kronologi

Hingga Kamis, 22 Januari 2026, total delapan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 PK-THT telah ditemukan secara bertahap oleh tim SAR gabungan di Gunung Bulusaraung, Pangkep, Sulawesi Selatan.

  • 18 Januari 2026, pukul 11.59-14.20 WITA: Jenazah laki-laki pertama (kemudian teridentifikasi sebagai Deden Maulana) ditemukan di jurang sekitar 200 meter dari serpihan pesawat, dievakuasi langsung.

  • 19 Januari 2026: Jenazah perempuan kedua (teridentifikasi sebagai pramugari Florencia Lolita Wibisono) ditemukan tersangkut di pohon dalam jurang 300 meter oleh relawan SAR ARAI Sulsel; ditutup sementara dan dievakuasi pada 20 Januari setelah pembawa kantong jenazah tiba pukul 15.00 WITA.

  • 21 Januari 2026, pukul 12.30 WITA: Potongan tubuh ketiga ditemukan di bawah gunung, dekat sektor 1 dan 4, masih dalam proses evakuasi karena kondisi tidak utuh.

  • 22 Januari 2026, pukul 10.46 WITA: Enam jenazah tambahan (total 8 jenazah plus satu potongan tulang) ditemukan tersebar radius 50-250 meter dekat puing mesin pesawat; dievakuasi via vertical rescue ke RS Bhayangkara. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Trending di News