Menu

Mode Gelap

Headline

Tim SAR Temukan Abiem Pelajar yang Hilang 3 Hari di Gunung Kaba, Dalam Kondisi Lemas tak Berpakaian

badge-check


					Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan warga masyarakat berhasil menemukan Abiem Briliant, 16, pelajar SMK Negeri 2 Lebongl, sasal Desa Tangua Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Ia dilaporkan hilang di Gunung Kabar selama tiga hari sejak 17 Januari 2026. Foto: Instagram@adi_irawan_dje Perbesar

Tim SAR Gabungan, TNI, Polri dan warga masyarakat berhasil menemukan Abiem Briliant, 16, pelajar SMK Negeri 2 Lebongl, sasal Desa Tangua Uram Jaya, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Ia dilaporkan hilang di Gunung Kabar selama tiga hari sejak 17 Januari 2026. Foto: Instagram@adi_irawan_dje

Penulis: Sri Muryanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BENGKULU-  Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seorang pelajar  bernama Abiem Briliant atau Abim Briliant, 16, yang  hilang saat mendaki Bukit Kaba (juga disebut Gunung Kaba), Rejang Lebong, Bengkulu, dan ditemukan dalam kondisi lemas serta kedinginan setelah tersesat beberapa hari.

Abiem memulai pendakian pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 16.30 WIB, bersama satu atau lima temannya dari pos jaga Pokdarwis Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang.

Ia terpisah pada Minggu, 18 Januari 2026, sekitar pukul 22.45 WIB atau pagi hari, dilaporkan hilang setelah pamit ke tenda untuk membeli es dan linglung. Tim gabungan mencari jejak seperti tas, pakaian, dan uang Rp10.000 miliknya.

Pencarian dimulai Senin, 19 Januari 2026, pukul 09.00 WIB, melibatkan 50 personel dari Basarnas, Polres, TNI, relawan SAR, dan Pokdarwis; jalur pendakian ditutup sementara.

Abiem ditemukan hidup sekitar pukul 11.00 WIB, meringkuk kedinginan 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan atau 50 meter dari jalur pendakian. Ia mengalami dehidrasi berat karena ini pengalaman mendaki pertamanya di jalur asing.

Saat ditemukan, kondisinya memprihatinkan: lemas, kedinginan, dan tersesat selama sekitar tiga hari.

Korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan medis, lalu diserahkan ke keluarga. Berasal dari Desa Tangua, Uram Jaya, Lebong, Bengkulu, ia adalah siswa SMK Negeri 2 Lebong.

Pelajar itu  hilang di Bukit Kaba (atau disebut Gunung Kaba), Rejang Lebong, Bengkulu, setelah tersesat selama tiga hari dan ditemukan dalam kondisi lemas.
 Keluarga melaporkan kehilangan ke polisi, memicu operasi SAR gabungan mulai Senin, 19 Januari 2026, pukul 09.00 WIB, dengan 50 personel dari Basarnas, Polres Rejang Lebong, TNI, relawan, dan Pokdarwis; jejak seperti tas, pakaian, serta uang Rp10.000 ditemukan.

Abiem ditemukan hidup pukul 11.00 WIB pada 19 Januari 2026, meringkuk kedinginan sekitar 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan atau 50 meter dari jalur pendakian utama.

Kondisinya memprihatinkan: dehidrasi berat, lemas total, dan kedinginan setelah tersesat tiga hari di pengalaman mendaki pertamanya pada jalur asing.

Ia dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan, lalu diserahkan ke keluarga di Desa Tangua Uram Jaya, Lebong.

Kronologi

  • Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 16.30 WIB: Abiem memulai pendakian dari Pos Jaga Pokdarwis Bukit Kaba, Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, bersama 1 rekan awal (Junio) lalu bergabung dengan 4 pendaki lain (total 6 orang, 2 laki-laki termasuk korban, 4 perempuan) yang dikenal via Instagram; ini pengalaman mendaki pertamanya di jalur tersebut.

  • Sabtu malam-Minggu pagi, 18 Januari 2026: Rombongan camping semalam di Pos 1; pagi hari di persimpangan Gajah, Abiem berpisah dari rombongan dengan alasan turun duluan ke pos jaga atau pamit ke tenda beli es, lalu linglung dan tak kembali; terakhir terlihat memakai baju hitam, celana batik, topi hitam, tas carrier merah.

  • Minggu, 18 Januari 2026, pukul 22.45 WIB: Rekan melaporkan hilang ke Pos Jaga Pokdarwis; keluarga diberi tahu.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 00.30 WIB: Laporan resmi ke Polsek Selupu Rejang.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 08.30-09.00 WIB: Operasi SAR gabungan dimulai (50 personel Basarnas, Polres Rejang Lebong, TNI, relawan SAR, Pokdarwis); jalur pendakian ditutup sementara; jejak tas, pakaian, uang Rp10.000 ditemukan.

  • Senin, 19 Januari 2026, pukul 11.00 WIB: Abiem ditemukan hidup, meringkuk kedinginan 50 meter dari jalur pendakian utama atau 400 meter dari jalur evakuasi kendaraan, kondisi lemas dan dehidrasi berat.

  • Senin, 19 Januari 2026, siang hari: Dievakuasi ke Puskesmas Sumber Urip untuk perawatan medis darurat.

  • Senin sore, 19 Januari 2026: Diserahkan ke keluarga di Desa Tangua Uram Jaya, Lebong, untuk dipulangkan. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Era Baru Hukum Pidana: Tidak Harus Berakhir di Penjara

26 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ada di Lokasi Sebelum Lula Lahfah Meninggal, Polisi Periksa Reza Arap sebagai Saksi

26 Januari 2026 - 21:48 WIB

Kejaksaan Ringkus Buron 4 Tahun dari Jombang, Hariyono Jualan Pecel di Karawang

26 Januari 2026 - 20:22 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Residivis Curanmor, Sita 34 Barang Bukti Motor

26 Januari 2026 - 20:04 WIB

Kasus Hukum Hogi Minaya, Kajari Sleman Tempuh Jalur Restorativie Justice Sepakat Damai

26 Januari 2026 - 19:45 WIB

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

26 Januari 2026 - 18:18 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Trending di Headline