Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, KUDUS– Bupati Pati Sudewo keluar dari pintu belakang Polres Kudus setelah menjalani pemeriksaan intensif selama hampir 24 jam oleh penyidik KPK usai operasi tangkap tangan (OTT).
Wartawan dan netizen menunggu momen tersebut dengan penuh antisipasi, karena area sekitar dijaga ketat dan suasana Mapolres Kudus terasa lengang.
Sudewo tiba di Polres Kudus sekitar pukul 00.30 WIB pada Senin (19/1/2026) secara sendirian untuk pemeriksaan terkait OTT KPK di Pati.
Pemeriksaan dilakukan di ruang Satuan Intelijen dan Keamanan, dengan pintu dijaga polisi dan kaca ditutup rapat untuk mencegah pengamatan.
Ia baru keluar pukul 23.40 WIB melalui pintu barat, tampak oleng, sempat terjatuh, dan dibantu pria lain sebelum masuk mobil Innova Reborn menuju Semarang.
Para wartawan dan sejumlah warga masih sabar menunggu Sudewo keluar dari ruang poemeriksaan. Tampak ia keluar mengenakan jaket biru topi dan mulutnya dibalut dengan masker.
Ia mendapat pawan ketat, bahkan saat keluar kakinya tersandung. Muncul teriakan seseorang: Koruptor!!! Koruptor! Malang-malang putung, wish wayahe Sudewo digulung!.
Reaksi Media dan Netizen
Wartawan berkumpul di pos penjagaan Polres Kudus sejak pagi, menunggu Sudewo keluar dari pintu utama, tapi akhirnya ia muncul dari pintu belakang yang dijaga ketat.
Video detik-detik keluarnya Sudewo lewat pintu belakang menjadi viral di YouTube, menarik ribuan penonton dan komentar netizen yang membahas dugaan korupsi serta jual beli jabatan.
Kapolres Kudus mengonfirmasi pemeriksaan berlangsung hampir 1×24 jam oleh enam penyidik KPK, tapi detail kasus dirujuk ke KPK.
Rombongan KPK mengawal Sudewo ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta setelah pemeriksaan, sesuai prosedur KUHAP untuk penentuan status tersangka dalam 1×24 jam.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi Sudewo (SDW) sebagai salah satu yang diamankan, termasuk pihak diduga sebagai pengepul dana. KPK berjanji akan buka konstruksi perkara setelah pemeriksaan awal selesai. **






