Menu

Mode Gelap

Headline

Anggaran PIK 2026 Jombang Naik Rp 17,7 Miliar untuk 28 Paket, Diutamakan Pembangunan Jalan

badge-check


					Wakil Bupati Jombang, KH Salmanudin Yazid didamping kepala PUPR, Bayu Pancoro dan sejumlah pejabat lainnya melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadao proyek-proyek stargetis untuk masyarakat umum di beberapa lokasi, Rabu 26 Novembe 2025. Foto:  Diskominfo Pemkab Jombang Perbesar

Wakil Bupati Jombang, KH Salmanudin Yazid didamping kepala PUPR, Bayu Pancoro dan sejumlah pejabat lainnya melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadao proyek-proyek stargetis untuk masyarakat umum di beberapa lokasi, Rabu 26 Novembe 2025. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang

Penulis: Elok Apriyanto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG-  Program perbaikan dan pemeliharaan jalan melalui skema Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) 2026 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai memasuki tahap persiapan.

Dari total 34 paket kegiatan infrastruktur jalan yang direncanakan, sebanyak 28 paket telah masuk tahap awal, yakni persiapan penyusunan dokumen perencanaan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Agung Setiaji, menjelaskan saat ini proses masih berada pada tahap awal pengadaan jasa konsultansi perencanaan teknis.

“Sekarang masih persiapan untuk penyusunan perencanaan teknis,” ujar Agung, Senin 19 Januari 2026.

Ia menyebutkan, sebagian besar paket kegiatan sudah mulai diproses untuk pengadaan konsultan perencana.

Beberapa ruas jalan yang masuk dalam daftar perencanaan teknis PIK 2026 di antaranya rehabilitasi ruas jalan Sidowareg–Puton, Kecamatan Diwek, serta rekonstruksi ruas jalan Made–Sumberteguh, Kecamatan Kudu.

Selain itu, terdapat pula rehabilitasi jembatan pada ruas Sumberagung, Kecamatan Perak–Mojokambang, Kecamatan Bandarkedungmulyo, serta pemeliharaan berkala ruas jalan Alang-alang Caruban–Sukosari, Kecamatan Jogoroto.

Ruas Kepuhrejo–Bakalanrayung, Kecamatan Kudu, juga masuk dalam daftar program PIK 2026.

“Untuk penyusunan perencanaan teknisnya belum dimulai, saat ini masih tahap pengadaan jasa konsultansi perencanaan,” jelasnya.

Setelah konsultan perencana ditetapkan, tahapan berikutnya adalah penyusunan perencanaan teknis secara menyeluruh sesuai kebutuhan masing-masing ruas jalan.

“Konsultan perencana yang akan menyusun perencanaan teknisnya,” tambah Agung.

Pemkab Jombang menargetkan seluruh proses perencanaan teknis rampung pada triwulan pertama 2026, sehingga tahapan selanjutnya berupa pengadaan barang dan jasa untuk pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan.

Pemkab Jombang memastikan program perbaikan jalan melalui skema PIK tetap berlanjut pada 2026. Melalui APBD Jombang 2026, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 17,7 miliar untuk membiayai 34 paket kegiatan perbaikan dan pemeliharaan jalan di berbagai wilayah.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, alokasi anggaran PIK 2026 mengalami peningkatan. Pada 2025 lalu, Pemkab Jombang menganggarkan Rp 16 miliar dari APBD untuk program PIK infrastruktur jalan yang menyasar 18 kecamatan di Kabupaten Jombang. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Masjid Baru Balai Kota Mojokerto Jadi Pusat Ibadah dan Kebersamaan

17 Maret 2026 - 09:34 WIB

KNPI Persoalkan Pemkab Kutai Timur Beli 2 Unit Mobil Penyadap Sinyal Rp 75 Miliar

17 Maret 2026 - 00:31 WIB

Kasus Tambang CV Aji, Kejati Geledah Kantor ESDM Pemprov Kaltim

16 Maret 2026 - 23:38 WIB

Rupiah ke Level Terburuk Sepanjang Sejarah

16 Maret 2026 - 21:48 WIB

Budi Santoso Tinjau Pasar, Harga Masih Stabil

16 Maret 2026 - 21:39 WIB

One OPD One Event, Strategi Mojokerto Tarik Investor Pariwisata

16 Maret 2026 - 21:29 WIB

Kemacetan Horor di Peyeberangan Gilimanuk-Ketapang

16 Maret 2026 - 21:14 WIB

Inilah Tips IDAI: Aman Nyaman Liburan Lebaran Bersama Anak-anak

16 Maret 2026 - 20:59 WIB

Lita Gading dan Syamsul Menang di MK, Hak Pensiun DPR Dicabut Bertetangan dengan UUD45

16 Maret 2026 - 18:47 WIB

Trending di News