Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO– Insiden kecelakaan truk terbalik di depan Jembatan Timbang Trowulan, Dusun Telogo Gede, Desa/Kecamatan Trowulan, Mojokerto, terjadi sekitar pukul 15.45 WIB sore tadi.
Truk gandeng tolak masuk jembatan timbang sehingga terguling, menyebabkan kepanikan di lokasi. Korban perempuan kaus merah ini berhasil dievakuasi dan mendapat perawatan medis cepat. Belum ada laporan korban jiwa, tapi situasi lalu lintas sempat macet parah di area Trowulan.
Pengemudi truk yang tewas bernama Suliswanto (32), warga Desa Sugeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto
Penumpang bernama Jamilah (48), warga Desa Lolawang, Ngoro, Mojokerto, mengalami syok dan dirawat di RS Dian Husada. Jenazah Suliswanto dievakuasi ke RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto.
Ada pula seorang perempuan berkaus merah yang menjadi salah satu korban tampak syok setelah truk pengangkut yang ditumpanginya terguling di Jalan Nasional tersebut. Saat dirawat di IGD RS Dian Husada, ia mengeluh sesak napas akibat dampak kecelakaan.
Kronologi kecelakaan truk terbalik di depan Jembatan Timbang Trowulan, Dusun Telogo Gede, Desa/Kecamatan Trowulan, Mojokerto, terjadi secara bertahap pada pukul 15.45 WIB sore hari ini. Truk dump atau gandeng bermuatan jagung melaju di Jalan Nasional menuju pos timbang.
Berdasarkan laporan awal, truk diduga mengalami pecah ban (rem blong) saat mendekati jembatan timbang, menyebabkan oleng dan nabrak median serta PJU sebelum terguling.
Truk tiba-tiba oleng ke kanan saat mendekati Jembatan Timbang Trowulan, kemungkinan karena pecah ban atau menghindari pemeriksaan timbang.
Lalu, kendaraan menabrak median jalan dan tiang PJU (penerangan jalan umum), sebelum akhirnya terguling ke trotoar.
Pengemudi tewas di tempat akibat tabrakan keras, sementara lalu lintas sempat macet parah di area Trowulan. Petugas UPPKB dan polisi langsung hadir untuk evakuasi dan penyelidikan.
Dugaan faktor lain seperti menghindari pemeriksaan timbang atau selip, karena kecepatan tinggi juga disebut sebagai pemicu potensial.
Polisi masih menyelidiki faktor teknis kendaraan, kondisi jalan, dan kesalahan manusiawi untuk menetapkan penyebab definitif. Update resmi diharapkan segera dari Polres Mojokerto.
Penyelidikan polisi masih berlangsung untuk memeriksa kondisi teknis truk, cuaca, dan faktor manusiawi guna menetapkan penyebab definitif. Update lebih lanjut diantisipasi dari pernyataan resmi otoritas setempat dalam waktu dekat. **






