Menu

Mode Gelap

News

Pidato Presiden Prabowo: Tidak Tahu Malu, BUMN Merugi tetapi Direksi Nekad Ajukan Tantiem

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto berpidatoi keras kepada jajaran direski BUMN. Usaha rugi tetapi masih nekad ajukan tantiem (bonus prestasi kerja). Foto: krewdinews.com/ dok Perbesar

Presiden Prabowo Subianto berpidatoi keras kepada jajaran direski BUMN. Usaha rugi tetapi masih nekad ajukan tantiem (bonus prestasi kerja). Foto: krewdinews.com/ dok

Penulis: Yusran Hakim   |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BALIKPAPAN- Presiden Prabowo Subianto memang menyatakan kritik pedas terhadap direksi BUMN yang tidak bekerja baik namun tetap meminta tantiem atau bonus tahunan.

Pernyataan ini disampaikan pada 12 Januari 2026 saat peresmian RDMP Balikpapan. Ia menegaskan langkah pembersihan BUMN melalui Danantara dan menteri terkait.

Prabowo menyoroti banyak BUMN yang rugi, tapi direksinya masih menuntut tantiem dan menyebutnya “nggak tahu malu” serta “dablek”. Ia memerintahkan evaluasi kinerja dan pembersihan manajemen yang tidak kompeten.

Sebelumnya pada Desember 2025, Prabowo melarang komisaris BUMN menerima tantiem melalui Danantara, dengan potensi penghematan hingga Rp 8 triliun per tahun.

Kebijakan ini mencakup pemangkasan jumlah komisaris menjadi maksimal 6 orang. Rosan Roeslani dari Danantara mengonfirmasi larangan insentif kinerja untuk komisaris.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan kritik tajam terhadap direksi BUMN yang merugi namun tetap meminta tantiem. Pernyataan ini disampaikan saat peresmian RDMP Balikpapan pada 12 Januari 2026. Berikut kutipan langsungnya dari berbagai sumber berita.

“BUMN sangat banyak, banyak yang rugi. Sudah rugi, minta tantiem lagi. Enggak tahu malu.”

“Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik. Saya beri tugas kepada kepala Danantara dan beberapa menteri-menteri yang bertanggung jawab untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak, banyak yang rugi. Sudah rugi, minta tantiem lagi. Nggak tahu malu. Dableg!”

“Banyak yang rugi, sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu, ‘ndablek’ menurut saya. Kalau tidak mau, kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Segera minta berhenti. Banyak yang siap menggantikan saudara-saudara.”

Prabowo memerintahkan Danantara untuk membersihkan manajemen BUMN yang tidak kompeten, terkait agenda swasembada energi dan hilirisasi. Ia menekankan akuntabilitas agar kekayaan negara tidak direbut pihak lain.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Grand Max, Pikup dan Truk Jatuh ke Jurang 50 M, Longsor di Ngadiwono Bromo

2 Maret 2026 - 23:19 WIB

Tak Bisa Bedakan Lawan dan Kawan, Rudal Kuwait Rontokkan Tiga Pesawat F-15 E Milik Amerika

2 Maret 2026 - 23:03 WIB

3 Maret 2026, Bangsa Indonesia Bisa Nonton Gerhana Blood Moon Paling Indah

2 Maret 2026 - 22:14 WIB

Selat Hormuz Memanas, Kargo Minyak RI dari Arab Ketahan

2 Maret 2026 - 21:25 WIB

564 Ribu Tiket KA Lebaran Terjual, Sisa 89 Ribu Kursi

2 Maret 2026 - 20:44 WIB

Gondola Terombang-ambing Angin Saat Hujan Deras, Dua Pekerja Apartemen Ascott Surabaya Tewas dan Luka-luka

2 Maret 2026 - 20:41 WIB

Ramadhan Bareng Tring! Tiga Hari Ajang Transaksi Halal di Pegadaian Penuh Hadiah

2 Maret 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Jombang Mulai Menyegel 297 Tower BTS tanpa Dilengkapi Sertipikat Laik Fungsi

2 Maret 2026 - 18:06 WIB

Sinergi Pemkot dan BPN: Sertifikasi Aset Mojokerto Capai 51 Bidang

2 Maret 2026 - 17:05 WIB

Trending di News