Menu

Mode Gelap

Headline

Sudarmawan Warga Jabon Jombang Tewas Terserempet KA Turangga di Temuwulan

badge-check


					Sudarmawan Warga Jabon Jombang Tewas Terserempet KA Turangga di Temuwulan Perbesar

Penulis: Elok Apriyanto   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Seorang pria bernama Sudarmawan (43), warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon, Kecamatan Jombang, tewas terserempet KA Turangga relasi Surabaya-Bandung di KM 85+8 jalur hilir, Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, pada Rabu malam sekitar pukul 21.45 WIB, (31/12/2025)

Kapolsek Perak Iptu M Supriyo menjelaskan, korban diketahui bernama Sudarmawan (43), warga Dusun Caruk Kulon, Desa Jabon, Kecamatan Jombang.

“Kejadian pertama kali diketahui setelah masinis KA Turangga yang melintas dari arah timur ke barat melaporkan telah menyerempet seorang laki-laki di jalur rel wilayah Temuwulan,” kata Iptu M Supriyo saat dikonfirmasi, Kamis 1 Januari 2026.

Ia menegaskan laporan peristiwa tersebut diterima petugas keamanan Stasiun Sembung, yang diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Informasi itu kemudian diteruskan ke Polsek Perak.

Mendapat laporan tersebut, petugas kepolisian bersama saksi langsung mendatangi lokasi kejadian. Di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia di area persawahan di sisi utara rel kereta api.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat luka akibat benturan,” ujar Supriyo.

Pihak keluarga yang datang ke lokasi selanjutnya memastikan identitas korban. Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dan sempat mengalami depresi dalam beberapa waktu terakhir.

Dari hasil penelusuran awal, polisi menduga korban berada di sekitar jalur rel sesaat sebelum kereta melintas. Namun demikian, petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain di luar peristiwa terserempet kereta api tersebut.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Jombang. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi agar jenazah dapat segera dimakamkan.
“Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan dan menolak autopsi,” pungkas Supriyo. **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pandji Pragiwaksono Jalani Upacara Adat Toraja: Kena Denda Seekor Babi dan 5 Ekor Ayam

11 Februari 2026 - 00:15 WIB

Dua Pria Tersengat Listrik dan Terbakar, Saat Membersihkan Lantai II Apotek di Gondanglegi Malang

10 Februari 2026 - 23:46 WIB

Tiga Pelajar SMP Tewas Bersama, Motor Oleng Masuk Kolong Truk di Paiton Probolinggo

10 Februari 2026 - 23:13 WIB

Oknum ASN Parengan Mengamuk, 4 Pegawai SPBU Babak Belur

10 Februari 2026 - 21:54 WIB

Penggelapan Rp 2,4 Triliun, Bareskrim Polri Menahan Dirut dan Komisaris Dana Syariah Indonesia

10 Februari 2026 - 19:54 WIB

Bakat Setiawan Umumkan Sayembara Berhadiah Rp 100 Juta, Relawan Berhasil Temukan Jasad Yazid Firdaus

10 Februari 2026 - 18:58 WIB

Hampir Sebulan Hilang, SAR Mandiri Temukan Jasad Yazid Firdaus di Bukit Mongrang Tawangmangu

10 Februari 2026 - 18:13 WIB

Generasi Pelopor: Forum Anak Majapahit 2025–2027 Siap Beraksi

10 Februari 2026 - 17:56 WIB

Kejakgung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Pome Kerugian Negara Rp 11,8 Triliun Diduga Libatkan Oknum BC

10 Februari 2026 - 17:46 WIB

Trending di Headline