Penulis: Yusran Hakim | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, MAKKAH- Seorang pria nekat mencoba melompat dari lantai atas Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, pada 25 Desember 2025, dalam dugaan percobaan bunuh diri lantai IV sekitar 15 m, pada hari Kamis, 25 Desember 2025.
Aksi tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan Askar Masjidil Haram bernama Rayan bin Saeed Al-Asiri (atau variasi nama seperti Rayan bin Saeed bin Yahya Al-Ahmad atau Al-Asiri), yang mempertaruhkan keselamatannya untuk menahan jatuhnya pria tersebut.
Insiden terjadi di area Masjidil Haram saat pria tersebut melompat, memicu kepanikan jamaah. Rayan bin Saeed Al-Asiri bertindak cepat menangkap atau menahan tubuhnya agar tidak membentur tanah, meski dirinya ikut terluka akibat benturan.
Kedua pihak segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan medis, dan penyelidikan dilakukan oleh Pasukan Khusus Keamanan Masjidil Haram.

Seorang askar Pasukan Khusus Keamanan Masjidil Haram bernama Rayan bin Saeed Al-Asiri merelakan tubuhnya jadi tumpuan, saat seorang jamaah pria nekat terjun dari lantai IV Masjidil Haram. Foto: ndhy6562
Menteri Dalam Negeri Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, memuji keberanian Al-Asiri sebagai tindakan heroik dan pengabdian tinggi.
Syekh Al-Sudais, imam Masjidil Haram, juga memuji petugas keamanan atas dedikasinya menjaga keselamatan jamaah, sambil mengingatkan larangan bunuh diri dalam Islam berdasarkan QS An-Nisa’: 29.
Video detik-detik insiden beredar luas di media sosial seperti Instagram dan X, menunjukkan aksi mencekam tersebut. Situasi cepat terkendali, memungkinkan jamaah melanjutkan ibadah dengan aman.
Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, Menteri Dalam Negeri Saudi, menelepon langsung untuk menanyakan kondisinya dan memuji aksinya sebagai pengorbanan mulia. Doa kesembuhan cepat juga disampaikan melalui akun seperti Inside the Haramain di X.
Belum ada laporan terbaru per 28 Desember 2025 yang menyatakan ia telah pulih sepenuhnya atau keluar rumah sakit, tetapi dukungan pemerintah menekankan perhatian penuh terhadap kesehatannya. Situasi terus dipantau oleh otoritas Masjidil Haram. **











