Menu

Mode Gelap

Nasional

Jalanan di Surabaya Dipermulus Malah Dijadikan  Arena Balap Liar

badge-check


					Balap liar sulit diberantas Perbesar

Balap liar sulit diberantas

Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah berupaya menuntaskan pengaspalan Jalan Raya Panjang Jiwo. Namun, kondisi jalan yang kini mulus justru disalahgunakan oleh sekelompok anak muda sebagai area sirkuit balap liar pada malam hari.

Menanggapi fenomena balap liar tersebut, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk menindak tegas para pelaku dan memperketat pengawasan.

“Menindaklanjuti soal adanya balap liar di Panjang Jiwo, kita sudah berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya untuk ditindak tegas,” kata Wali Kota Eri`

Untuk mengatasi masalah lokasi balap liar yang kerap berpindah-pindah, Wali Kota Eri memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan melakukan penjagaan intensif. Langkah itu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.

“Jadi nanti kita akan melakukan penjagaan di titik-titik itu. Karena balap liar ini pindah-pindah terus. Sini dijogo (dijaga) pindah rene (pindah ke sini), pindah rene (pindah ke sini),” tutur Cak Eri, sapaan lekatnya.

Selain itu, Cak Eri juga memastikan bahwa Pemkot Surabaya akan mengerahkan personel gabungan untuk mengamankan lokasi rawan balap liar.

“Nanti kita akan bagi pasukan dengan Kodim, dengan Polrestabes, dan dengan seluruh personel yang ada di Pemerintah Kota Surabaya, baik Satpol PP, dari Linmas, dan semuanya,” katanya.

Terkait proyek pengaspalan Jalan Panjang Jiwo Surabaya, Wali Kota Eri memastikan bahwa pengerjaan fisik sudah hampir selesai. “Terkait pengaspalan di Panjang Jiwo sendiri kita pastikan pengerjaannya hampir rampung. Insyaallah bulan ini tuntas 100%,” katanya.

Wali Kota Eri juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun.

“Njaluk tulung (minta tolong) rek dijogo bareng-bareng (dijaga bersama). Aspal mulus bukan berarti bebas kebut-kebutan, opo maneh digawe balapan (Apalagi dibuat balapan). Matur nuwon (terima kasih) kepada warga yang aktif melaporkan kepada kita,” pungkasnya.****

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Purbaya Usul WFH Tiap Jumat, ASN dan Swasta Sama-sama Enak

26 Maret 2026 - 20:23 WIB

Rekor Arus Balik Mudik 2026, Polri Ubah One Way Nasional Jadi Sepenggal

26 Maret 2026 - 20:10 WIB

BGN Usulkan Efisiensi MBG, Hemat Rp40 Triliun

25 Maret 2026 - 18:53 WIB

Klaim Pemerintah 20% Hemat BBM Dinilai Berlebihan

25 Maret 2026 - 18:43 WIB

WFH Satu Hari Sepekan Bisa Tekan Pendapatan Pengemudi Ojol Hingga 20%

24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Ini Jadwal Operasional Bank Pasca-Lebaran

23 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harga Pangan Kompak Naik Usai Lebaran, Harga Cabai Rp131 Ribu

23 Maret 2026 - 19:53 WIB

Jasa Marga Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Kendalikan Arus Balik

23 Maret 2026 - 15:32 WIB

58 Bus Mudik Gratis Jatim Antar Perantau Pulang Kampung

18 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Nasional