Menu

Mode Gelap

Nasional

Pemerintah Targetkan 300 ribu Jembatan di Seluruh Daerah Terpencil

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan tindakan tegas, dengan cara mencabut 28 izin usaha kehuatan dan enam izin usaha pertambangan, karena terbukti melanggar aturan lingkungan. Foto.ig@prabowo Perbesar

Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan tindakan tegas, dengan cara mencabut 28 izin usaha kehuatan dan enam izin usaha pertambangan, karena terbukti melanggar aturan lingkungan. Foto.ig@prabowo

Penulis: Gandung Kardiyono | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto akan mempercepat pembangunan jembatan di wilayah terpencil dengan membentuk Satgas Darurat Jembatan.

Langkah ini diambil setelah Prabowo menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami anak-anak sekolah di sejumlah daerah yang terpaksa menyusuri sungai demi bisa belajar.

Pengumuman tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Jakarta Jumat, 28/11/2025.

Pada kesempatan itu, ia memutar sebuah video yang memperlihatkan perjuangan anak-anak di pedalaman yang setiap hari bertaruh nyawa saat berangkat sekolah.

“Masalah jembatan ini menjadi prioritas karena saya tidak rela anak-anak seperti itu mempertaruhkan nyawa untuk ke sekolah,” kata Prabowo.

Prabowo menyebut pemerintah telah merancang pembangunan besar-besaran berupa 300 ribu jembatan yang akan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Kita butuh membangun 300 ribu jembatan di seluruh pelosok-pelosok yang terpencil, ada yang kecil ada yang penyeberangan, ini sedang kita rancang,” lanjutnya.

Ia juga memberikan pesan langsung kepada anak-anak di wilayah terpencil agar tetap bersabar sembari menunggu proses pembangunan berlangsung.

“Anak-anakku, sabar, saya sedang bekerja, mudah-mudahan tahun depan semuanya bisa berdiri,” tutur Prabowo.

Kerahkan Mahasiswa Teknik hingga TNI-Polri

Untuk mempercepat pengerjaan, Prabowo mengatakan akan melibatkan berbagai elemen bangsa, termasuk akademisi dan aparat negara.

“Terpaksa saya minta Menteri Dikti untuk kerahkan semua potensinya, mungkin semua mahasiswa fakultas teknik sipil akan saya minta untuk terjun ke desa-desa itu untuk membangun jembatan,” ucap Prabowo.

Tidak hanya mahasiswa, Prabowo juga meminta dukungan dari TNI dan Polri. Pasukan Zeni TNI serta kompi-kompi Brimob disebut akan diterjunkan untuk membantu pengerjaan teknis di lapangan.

“Saya juga minta TNI kerahkan batalyon-batalyon Zeni untuk membantu, saya juga meminta polisi turun, saya meminta itu kompi-kompi Brimob terjunkan bantu rakyat di desa-desa untuk atasi masalah jembatan,” kata Prabowo.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Purbaya Usul WFH Tiap Jumat, ASN dan Swasta Sama-sama Enak

26 Maret 2026 - 20:23 WIB

Rekor Arus Balik Mudik 2026, Polri Ubah One Way Nasional Jadi Sepenggal

26 Maret 2026 - 20:10 WIB

BGN Usulkan Efisiensi MBG, Hemat Rp40 Triliun

25 Maret 2026 - 18:53 WIB

Klaim Pemerintah 20% Hemat BBM Dinilai Berlebihan

25 Maret 2026 - 18:43 WIB

WFH Satu Hari Sepekan Bisa Tekan Pendapatan Pengemudi Ojol Hingga 20%

24 Maret 2026 - 20:37 WIB

Ini Jadwal Operasional Bank Pasca-Lebaran

23 Maret 2026 - 20:14 WIB

Harga Pangan Kompak Naik Usai Lebaran, Harga Cabai Rp131 Ribu

23 Maret 2026 - 19:53 WIB

Jasa Marga Siapkan Diskon Tarif Tol untuk Kendalikan Arus Balik

23 Maret 2026 - 15:32 WIB

58 Bus Mudik Gratis Jatim Antar Perantau Pulang Kampung

18 Maret 2026 - 21:22 WIB

Trending di Nasional