Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Erupsi Semeru: Polres Malang Arahkan Pengendara Ambil Jalur Alternatif

badge-check


					Personel Polres Malang siagakan di wilayah perbatasan setelah penutupan jalur Ampelgading-Lumajang akibat meletusnya Gunung Semeru, Rabu (19/11/2025). (Polres Malang) Perbesar

Personel Polres Malang siagakan di wilayah perbatasan setelah penutupan jalur Ampelgading-Lumajang akibat meletusnya Gunung Semeru, Rabu (19/11/2025). (Polres Malang)

Penulis: Yoli Andi Purnomo | Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM. LUMAJANG-Menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru, Kepolisian Resort (Polres) Malang, Jawa Timur, mengambil langkah darurat dengan menutup total akses jalan provinsi penghubung antara Ampelgading, Kabupaten Malang, menuju Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Penutupan ini dilakukan setelah status Gunung Semeru resmi dinaikkan dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) pada pukul 17.00 WIB, Rabu (19/11/2025).

Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, penutupan akses ini merupakan langkah antisipasi krusial demi keselamatan warga. Jalur Ampelgading–Lumajang dianggap tidak aman karena berada dekat dengan kawasan terdampak luncuran material vulkanik Gunung Semeru.

“Kami menutup penuh jalur dari Ampelgading ke Lumajang untuk sementara waktu. Semua pengguna jalan yang akan menuju Lumajang kami arahkan melalui jalur alternatif Malang–Pasuruan–Probolinggo,” tegas AKP Bambang, Rabu (19/11/2025) malam.

Menurut Bambang, keputusan penutupan ini akan berlaku hingga kondisi dinyatakan aman kembali oleh pihak berwenang. Personel dari Satlantas dan fungsi operasional Polres Malang telah disiagakan di titik-titik strategis untuk melakukan penyekatan dan memberikan informasi akurat kepada pengendara.

“Ini murni demi keselamatan masyarakat. Situasi vulkanik masih fluktuatif, sehingga jalur langsung ke Lumajang tidak aman dilalui. Kami meminta masyarakat memahami dan mengikuti arahan petugas,” imbuhnya.

Untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas, Polres Malang tidak hanya menutup jalur provinsi, tetapi juga telah menyiagakan dua peleton anggota kepolisian di wilayah Ampelgading. Anggota ini siap digerakkan sewaktu-waktu ke wilayah rawan, terutama di Ampelgading yang berbatasan langsung dengan Lumajang.

AKP Bambang mengimbau warga di kawasan selatan, khususnya Ampelgading dan daerah sekitar aliran sungai berhulu di Semeru, agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami juga berkoordinasi erat dengan Polres Lumajang, BPBD, SAR, dan seluruh stakeholder terkait. Jika situasi berubah menjadi darurat, proses evakuasi akan langsung dilakukan bersama-sama,” pungkas AKP Bambang Subinajar.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga Pertamax Bisa Tembus ke Rp 20.000

11 September 2026 - 18:41 WIB

Akhir Bulan Ini Semua SPBU Bisa Jual B50

11 September 2026 - 18:32 WIB

Jasa Marga Ungkap Daftar Jalan Tol Baru yang Siap Beroperasi

9 September 2026 - 19:17 WIB

1.845 KK di Surabaya Tercatat Turun Kelas Desil

9 September 2026 - 19:06 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp92.400 per Kg, Ini Daftar Harga Pangan Nasional

9 September 2026 - 18:49 WIB

Beras SPHP Ganti Nama Jadi Beras Kita

8 September 2026 - 18:46 WIB

8 Bandara Kembali Dibuka, BMKG Pastikan Negatif Abu Vulkanik

8 September 2026 - 18:20 WIB

KAI Tambah Tiga Perjalanan Kereta Menuju Jakarta

7 September 2026 - 20:10 WIB

Purbaya Masih Bimbang Terapkan Cukai Minuman Berpemanis di 2027

7 September 2026 - 19:49 WIB

Trending di Nasional