Menu

Mode Gelap

Life Style

Menciptakan Rumah Adem Tanpa AC, Caranya Mudah

badge-check


					Warna putih tidak menyerap panas Perbesar

Warna putih tidak menyerap panas

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor:Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, SURABAYA-Cuaca panas belakangan ini membuat banyak orang menyalakan pendingin ruangan hampir seharian. Namun, penggunaan AC yang berlebihan tak hanya membuat tagihan listrik membengkak, tapi juga kurang ramah lingkungan.

Sekelompok ilmuwan Spanyol mengatakan mengecat atap rumah atau bangunan dengan warna putih dapat menurunkan suhu hampir 5 derajat Celcius sewaktu gelombang panas menyerang.

Warna putih atap yang terbukti dapat menurunkan temperatur udara itu merupakan temuan dari penelitian para periset di Autonomous University of Barcelona (AUB). Berbekal temuan itu, mereka mendesak pihak berwenang dan warga Barcelona untuk mempertimbangkan pengubahan warna atap rumah atau bangunan menjadi putih.

Sergi Ventura adalah salah satu peneliti di AUB. “Di kota-kota seperti Barcelona, yang sering menghadapi gelombang panas, atap sebaiknya dicat putih. Dalam uji coba kami, kami mendeteksi penurunan suhu rata-rata 0,8 derajat Celcius selama gelombang panas di kawasan yang beratap putih. Dan bahkan bisa sampai 4 derajat lebih rendah di lokasi-lokasi tertentu dan selama jam-jam tertentu dalam sehari,” jelasnya.

Untuk penelitian ini, para periset mensimulasikan gelombang panas pada musim panas 2015 ketika suhu harian mencapai antara 35 dan 40 derajat Celsius sementara pada malam hari sekitar 25 derajat Celsius di sebelas area berbeda di Barcelona.

Dari hasil simulasi itu, perhitungan mereka memperkirakan suhu udara di beberapa wilayah di Barcelona bisa diturunkan hingga sebesar 4,7 derajat Celsius saat terjadi gelombang panas. Hasil studi AUB ini telah dipublikasikan di majalah Urban Climate.

Samuel Saintot, konsultan piranti lunak di Barcelona, menyambut seruan AUB. Ia tertarik untuk memoles atap banguan tempat tinggalnya dengan cat putih. “Saya pikir itu ide yang bagus. Pada dasarnya seperti yang saya katakan, kami sangat menderita di kota-kota besar, terutama pada musim panas. Ya, saya pasti akan melakukannya. Dan saya sangat berharap semua orang juga akan melakukannya. Dan saya juga berpikir, ini akan menghemat energi, dan sangat baik untuk menanggulangi pemanasan global,” jelasnya.

Barcelona bangga menjadi kota pionir dalam perang melawan perubahan iklim. Kota tersebut saat ini telah menggelar serangkaian proyek untuk melawan kenaikan suhu.

Salah satunya disebut Penampungan Iklim, yang bertujuan untuk mengubah sebelas sekolah yang dianggap rentan terhadap panas ekstrem menjadi taman-taman bermain yang kaya tanaman dan kolam air.

Suhu rata-rata kota itu telah mengalami peningkatan 0,08 derajat Celcius per dekade selama 240 tahun terakhir, dengan peningkatan total 1,8 derajat.

Musim panas 2020 merupakan periode terpanas yang tercatat dalam sejarah Barcelona modern dengan suhu rata-rata mencapai 39,3 derajat Celsius.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KPJ Sabah Specialist Hospital, Pusat Perawatan Kesehatan yang Makin Mendunia Pilihan Pasien Indonesia

22 April 2026 - 11:39 WIB

Setelah Membuat Tato, Perempuan Alami Nyeri dan Mata Kanan Kabur

20 April 2026 - 21:12 WIB

no na, Menyatukan Akar Lokal dan Musik Global

19 April 2026 - 20:30 WIB

Jennie Masuk Daftar 100 Orang Paling Berpengaruh di Tahun 2026

17 April 2026 - 20:31 WIB

Manis yang Terkendali: Rekomendasi Konsumsi Gula Berdasarkan Usia

15 April 2026 - 17:23 WIB

1 Juta Akun TikTok di RI Diblokir, Menkomdigi: Ini Adalah Kemenangan

14 April 2026 - 20:31 WIB

Tantangan Maudy Ayunda Menari Roh Hewan di Film Para Perasuk

12 April 2026 - 20:17 WIB

Cokelat Tak Boleh Disimpan di Kulkas dan Freezer

7 April 2026 - 18:18 WIB

Tanpa Beban, Laura Basuki Justru Panen Apresiasi Dunia

6 April 2026 - 15:39 WIB

Trending di Life Style