Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Penghasilan Dedi Mulyadi dari YouTube Jauh di Atas Gaji Resminya

badge-check


					Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Gubernur Malut Shirley Laos Perbesar

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Gubernur Malut Shirley Laos

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Bagi masyarakat Jawa Barat, nama Dedi Mulyadi atau Kang Dedi Mulyadi (KDM), bukanlah sosok yang asing.

Ia dikenal sebagai politisi yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2025-2030, yang konsisten memperjuangkan nilai-nilai budaya lokal, sekaligus inovatif dalam memanfaatkan teknologi untuk menjangkau publik.

Namun, yang membuat Dedi Mulyadi menonjol bukan hanya karier formalnya, melainkan caranya menjadikan budaya sebagai wajah pembangunan.

Saat menjabat sebagai Bupati Purwakarta, ia menggagas pembangunan taman-taman tematik yang kental dengan nuansa Sunda.

Langkah ini bukan semata estetika, tetapi juga cara strategis untuk menghidupkan ruang publik yang edukatif, sekaligus memperkuat identitas daerah.

Salah satu ciri khasnya adalah memperkenalkan salam “Sampurasun”, salam khas dalam bahasa Sunda yang artinya “permisi”.

Gerakan ini ia dorong sebagai pengingat, bahwa budaya bisa menjadi bagian dari komunikasi sehari-hari, bahkan dalam lingkup pemerintahan dan birokrasi.

Uniknya, Dedi tidak hanya eksis di panggung politik, tapi juga di dunia digital.

Ia merupakan salah satu pejabat publik yang sangat aktif membagikan aktivitasnya melalui media sosial, khususnya YouTube.

Dari platform ini pula, Dedi Mulyadi memperoleh pendapatan tambahan yang signifikan, bahkan bisa disebut sebagai sumber kekayaan barunya.

Per 25 Juli 2025, Kanal Kang Dedi Mulyadi Channel memiliki sebanyak 8.06 juta subscriber.

Konten yang dimiliki oleh channel Kang Dedi Mulyadi terbilang sangat beragam, mulai dari kegiatan sosial, penyelesaian konflik warga, hingga kisah kehidupan masyarakat desa yang sering kali menyentuh sisi emosional penonton.

Yang menarik, Dedi Mulyadi pernah menyebut, bahwa dari kanal ini, ia bisa menggaji sekitar 30 orang karyawan, mulai dari videografer, editor, hingga admin media sosial.

Bahkan, menurut Oke Zone, ada salah satu karyawan Dedi Mulyadi yang menerima gaji hingga Rp20 juta per bulan.

Walau Dedi Mulyadi tidak menyebut angka pasti pendapatannya, ia pernah mengisyaratkan bahwa penghasilannya dari YouTube lebih dari Rp100 juta per bulan.

Jika dibagi secara kasar, maka penghasilan per videonya dari YouTube bisa berada di kisaran puluhan juta rupiah, mengingat konsistensinya mengunggah konten setiap hari.

Kisaran Pendapatan YouTube Berdasarkan Social Blade?

Berdasarkan informasi data dari Social Blade per 25 Juli 2025, pendapatan YouTube Dedi Mulyadi mencapai sekitar US$17.000 hingga US$275.000 per bulan atau sekitar Rp277.363.545-Rp4.486.763.242.

Sedangkan untuk channel Lembur Pakuan Channel berkisara US$3.300 hingga US$52.000 per bulan atau sekitar Rp53.841.158 hingga Rp848.406.140.

Jika digabungkan, maka kisaran penghasilan YouTube Dedi Mulyadi secara keseluruhan mencapai Rp5.335.169.382 per bulan.

Gaji Dedi Mulyadi Sebagai Gubernur
Secara total, gaji Dedi Mulyadi sebagai gubernur sebesar Rp8,4 juta, yang terdiri dari Rp3 juta gaji pokok dan Rp5,4 juta tunjangan.

Selain gaji dan tunjangan, Dedi juga berhak atas biaya penunjang operasional yang besarannya disesuaikan dengan Pendapatan Asli Daerah.

Jika PAD Jawa Barat sampai Rp5 miliar, maka biaya penunjang operasional yang diterima Dedi berkisar dari Rp125 juta hingga 3% dari PAD.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini

6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penyebab Harga Ayam dan Telur di Peternak Loyo

6 Juli 2026 - 18:49 WIB

Ojol Minta Potongan Komisi 8% Diperluas ke Layanan Delivery

3 Juli 2026 - 18:44 WIB

Kadin Jatim: Perlu Pembahasan Komprehensif RPMK Tembakau

2 Juli 2026 - 19:55 WIB

Ditemukan Gudang Narkotika di Gresik Sindikat Internasional

2 Juli 2026 - 19:10 WIB

BPOM Temukan 12 Obat Bahan Alam Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat

1 Juli 2026 - 20:04 WIB

Pertamax Turbo Turun Harga Per 1 Juli 2026, Simak Daftar Harga

1 Juli 2026 - 19:41 WIB

Operasi Gabungan Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Berhasil Amankan Ribuan Batang Rokok Ilegal

30 Juni 2026 - 22:33 WIB

Trending di Nasional