Penulis: Arief Hendro Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG- Komisi C DPRD Kabupaten Jombang melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke proyek pembangunan Puskesmas Keboan di kecamatan Ngusikan, Kamis, 24 Juli 2025.
Ketua Komisi C, M. Zahrul Jihad, menyatakan bahwa bahwa progres pembangunan yang diklaim mencapai 70 – 79 persen tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan. Ia menyoroti lantai dua bangunan masih jauh dari selesai. Beberapa bidang tembok ruangan belum terpasang secara menyeluruh.
Zahrul menyebut bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh lemahnya pengawasan sejak awal, termasuk peran konsultan pengawas yang tidak berjalan optimal dan kurang tegas dalam menindak penyimpangan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan puskesmas harus dilakukan dengan serius dan profesional, bukan asal-asalan, mengingat ini adalah program strategis daerah yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan masyarakat.
Komisi C juga berencana memanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang untuk meminta penjelasan terkait progres pembangunan tersebut karena waktu pengerjaan tinggal beberapa minggu lagi, namun progres masih jauh dari target
Sidak ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan proyek pembangunan yang dilaporkan bermasalah dan terancam molor penyelesaiannya.
Komisi C juga berencana memanggil dinas kesehatan, untuk meminta penjelasan terkait progres dan kualitas pekerjaan proyek tersebut.
Dalam sidak sebelumnya, DPRD Jombang bahkan sampai meminta penghentian proyek pemeliharaan karena ketidaksesuaian dan kekhawatiran terhadap kualitas bangunan.
Masyarakat dan DPRD Jombang menganggap bahwa pembangunan Puskesmas Keboan terkesan amburadul, dengan dugaan adanya pelaksanaan proyek yang kurang rapi dan adanya subkontrak yang tidak jelas.
Inspeksi ini dilakukan untuk memastikan apakah proyek memenuhi standar teknis dan administrasi yang berlaku serta untuk mempercepat penyelesaian proyek yang tertunda agar fasilitas kesehatan di Kecamatan Ngusikan dapat segera beroperasi dengan baik.
Jadi, Sidak Komisi C DPRD Jombang pada tanggal 24 Juli 2025 merupakan langkah pengawasan serius terhadap proyek pembangunan Puskesmas Keboan yang terkendala dan perlu evaluasi menyeluruh dari dinas terkait.
Rp 4,19 Miliar
Nilai proyek pembangunan Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, adalah sekitar Rp4,19 miliar. Proyek ini dikerjakan oleh CV Renno Abadi dan dimulai sejak 6 Februari 2025.
Berdasarkan informasi yang ditemukan, tidak ada keterangan eksplisit tentang keberadaan papan proyek di lokasi pembangunan Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan, Jombang.
Namun, laporan menyebutkan bahwa termasuk Dinas Kesehatan dan konsultan pengawas, rutin melakukan pemantauan di lapangan dan mengawasi progres proyek yang saat ini sekitar 70 persen.
Proyek pembangunan Puskesmas Keboan di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, seharusnya selesai pada awal Agustus 2025, atau tinggal dua minggu lagi. Namun, hingga awal Juli 2025 progres 70 persen, sehingga proyek ini berpotensi molor dari jadwal yang telah ditentukan. **