Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Menkes: Bila Laki-laki Celana Jeansnya Ukuran 33, Pasti Obesitas

badge-check


					Menkes RI Budi Gunadi Sadikin Perbesar

Menkes RI Budi Gunadi Sadikin

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkap sejumlah indikator kesehatan yang harus diperhatikan warga. Ia mengatakan, salah satu indikator obesitas adalah melihat lingkar pinggangnya.

Menurut standar Kementerian Kesehatan RI, ukuran lingkar pinggang yang normal bagi pria adalah 90 cm ke bawah. Budi mengaitkan ukuran lingkar pinggang itu dengan ukuran celana jeans. Bila laki-laki lebih dari 33, artinya sudah tidak sehat.

“Pokoknya laki-laki kalau beli celana jeans masih di atas 32-33. Ukurannya berapa celana jeans? 34-33. Udah pasti obesitas. Itu menghadap Allahnya lebih cepat dibandingkan yang celana jeansnya 32,” kata Budi kepada wartawan di acara peluncuran Pasukan Putih Jakarta, Rabu (14/5).

“Saya bukannya body shaming, tapi emang artinya begitu,” sambung Menkes.

Hal lain, kata dia, adalah darah tinggi yang harus selalu dicek. Sebab, penyakit ini sebenarnya bisa ditangani cepat, tapi masyarakat sering abai.

“Nggak boleh darah tinggi. Kalau darah tinggi, jangan sok aksi. 120-80 itu tekanan darah (normal). Kalau tinggi, itu Bapak ke puskesmas cek, dikasih obat gratis,” tuturnya.

Selain itu yang perlu dikontrol adalah gula dan lemak dalam darah. Sebab, bila ini baik, maka organ lain berpotensi baik juga.

“Nggak boleh gulanya tinggi. Nggak boleh di atas 200 Kalau di atas 200, puskesmas dikasih obat gratis. Tapi jangan didiemin, kalau darah tinggi gula didiemin kena ginjal, kena stroke, kena jantung Wafatnya cepet, 60 tahun menghadap Allah,” tuturnya.

“Yang nomor tiga apa? Kolesterol, lemak darah. Nggak boleh di atas 200. Itu diukur itu sebenernya gampang,” tutup dia.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Park Group dan Investor Malaysia Bangun Aquarium Underwater Senilai Rp120 Miliar

24 September 2026 - 20:11 WIB

Adegan Berani Nana di “The Scandal” Picu Perdebatan Netizen

22 September 2026 - 19:55 WIB

Solar MAMAMOO Jadi Korban Teror Kursi Terbang di Los Angeles

20 September 2026 - 18:10 WIB

Baifern Pimchanok Siap Menghibur di Film Action-Romance Terbaru ‘My Dearest Assassin’

15 September 2026 - 18:07 WIB

Miss Indonesia Audrey Bianca Raih Prestasi di Panggung Dunia

8 September 2026 - 18:59 WIB

Inilah Putri Bungsu, Tercantik dan Pintar Sultan Brunei

2 September 2026 - 19:18 WIB

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Modal Miliaran Jadi Triliunan, Intip Kesuksesan Bisnis Skincare Zhang Ziyi

26 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Trending di Life Style