Penulis: Sanny | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, TUBAN– Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat 6 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky, serta Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra bersama jajaran manajemen.
Proyek yang dikelola anak usaha SIG, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, akan menjadi fasilitas ekspor semen berkapasitas besar yang mengadopsi teknologi modern terkini untuk mendukung operasional ekspor yang efisien dan berkelanjutan.
Wapres Gibran meninjau fitur-fitur dermaga yang diproyeksikan mampu mengirim 500 ribu hingga 1 juta ton semen ke pasar internasional.
Proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi tersebut, merupakan bagian dari kerja sama strategis antara SIG melalui anak usahanya,
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, dan Taiheiyo Cement Corporation yang telah terjalin sejak tahun 2021 silam.
Dengan nilai investasi sebesar Rp1,4 triliun, proyek ini mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik.
Salah satunya untuk meningkatan kapasitas Terminal Khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT.
Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty.
Sedangkan untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas seperti:
* blending silo system dengan kapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton,
* 2 cement silo system masing-masing berkapasitas 18.000 ton.
* Pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 km.
* tripper conveyor, dan ship loader berkapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.
Wapres Gibran Rakabuming menyampaikan apresiasinya atas perkembangan proyek yang kini telah mencapai 99 persen.
Ia berharap Perusahaan terus menjaga dan bahkan meningkatkan standar dan kepatuhan pengelolaan lingkungan.
”Semoga segera operasional dan mendukung peningkatan kapabilitas bangsa di kancah global serta agenda pembangunan berkelanjutan, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di mancanegara,” kata Gibran Rakabuming.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, mengatakan proyek ini diharapkan segera rampung untuk siap beroperasi secara optimal pada pertengahan tahun 2026.
Proyek sinergi dengan Hutama Karya ini, diproyeksikan untuk dapat mengirim 450 ribu ton semen pada tahun ini, dari kapasitas pemenuhan hingga 1 juta ton semen per tahun.
Proyek ini akan menjadi tonggak penting tidak hanya dalam memperkuat kapasitas distribusi, tetapi juga berkontribusi terhadap daya saing pasar ekspor dan memperkuat jaringan distribusi global Perseroan di tengah tantangan pasar domestik yang semakin kompetitif, serta kondisi overcapacity yang dihadapi industri semen domestik.
“Semoga kerja sama dengan Taiheiyo ini membawa hasil optimal dan berkontribusi pada pertumbuhan kinerja kedua grup. Dan yang paling penting, memperluas layanan karya anak bangsa di kancah dunia,” ujar Indrieffouny Indra.**






