Menu

Mode Gelap

Headline

Viral Mobil Dinas Kemhan Diduga Tawar PSK di Jalan

badge-check


					Viral Mobil Dinas Kemhan Diduga Tawar PSK di Jalan Perbesar

Penulis: Jayadi  |  Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Sebuah video yang menjadi viral di media sosial memperlihatkan mobil berpelat dinas milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) berhenti di pinggir jalan pada malam hari.

Video itu menuai perhatian publik karena disebut-sebut mobil tersebut diduga akan menyewa pekerja seks komersial (PSK).

Dalam rekaman singkat tersebut, tampak seorang perempuan berdiri di samping kendaraan dinas itu. Namun, belum ada informasi pasti mengenai lokasi kejadian maupun identitas pengguna mobil tersebut.

Menanggapi hal ini, Kemhan menyatakan sedang melakukan penyelidikan internal. Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Setjen Kemhan RI, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, mengatakan pihaknya tengah menelusuri kebenaran video tersebut.

Baca juga: Korban Dokter Pemerkosa di RSHS Bandung Diduga Lebih dari Satu, Buka Posko Pengaduan

Baca juga: Titik Puspa Wafat Setelah Terserang Stroke

“Kemhan saat ini tengah melakukan penelusuran internal secara menyeluruh untuk memastikan siapa pengguna maupun kepentingan penggunaan kendaraan tersebut,” ujar Frega, Rabu (9/4/2025).

Ia juga mengingatkan publik agar tidak terburu-buru membuat kesimpulan. Menurutnya, informasi di media sosial sangat rentan terhadap penyebaran yang keliru.

“Terkait beredarnya video di medsos yang menunjukkan sebuah kendaraan berpelat dinas Kemhan yang diduga terlibat dalam aktivitas tidak pantas di pinggir jalan,” katanya.

“Kami mengajak seluruh masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Dalam era digital saat ini, diseminasi informasi dapat dengan mudah terjadi misinformasi dan disinformasi tanpa konteks yang utuh,” lanjutnya.

Frega menambahkan, Kemhan berpegang teguh pada prinsip disiplin dan integritas. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku.

“Kemhan menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin, kehormatan, dan integritas. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tindakan tegas akan diambil sesuai dengan aturan hukum dan kode etik yang berlaku,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Diserbu Warga Harga LPG Rp16.000 Migor Rp 15.700, Saat Ditinjau Presiden Prabowo

17 Mei 2026 - 15:33 WIB

Warga Serbu Layanan NIB Gratis di CFD Jombang, Agus: Alhamdulillah 30 Menit Selesai

17 Mei 2026 - 14:57 WIB

Presiden Prabowo Cabut Kewenangan Polisi Dialihkan ke TNI, Analis: Kembali ke Dwi Fungsi ABRI

16 Mei 2026 - 21:30 WIB

Pelatihan Kebersihan Lingkungan Poltekes Surabaya di Plumbon Gambang, Beri Filter Air untuk 20 Pengusaha Depo Air Isi Ulang

16 Mei 2026 - 19:59 WIB

Budi Daya Unta di Indonesia, Peluang Baru Bisnis Kurban

15 Mei 2026 - 19:32 WIB

4 TKW Karawang 9 Bulan Disekap di Libya, Dedi Mulyadi: Kita Beresi Mereka Pulang ke Indonesia Hari Ini

15 Mei 2026 - 13:35 WIB

Kebakaran Lantai V Operasi Jantung RSUD Dr Soetomo, Petugas Evakuasi Puluhan Pasien Satu Meninggal Dunia

15 Mei 2026 - 10:09 WIB

File KDMP Jombang Diakui Titipan Penguasa Jombang, M. Basuki Dicopot Proses Rekrutmen Dibatalkan

14 Mei 2026 - 17:55 WIB

Merokok dan Main Games, Achmat Syahri Minta Maaf Besok Diperiksa Gerindra

14 Mei 2026 - 13:42 WIB

Trending di News