Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Up Date Korban Gempa Wilayah Madura: 132 Bangunan Rusak, Enam Korban Luka Dirawat

badge-check


					Kawasan Madura yang terdampak gempa magnetudo 6.5 terjadi Selasa sore, 30 September 2025. Menyebabkan banyak bangunan rusak, belum terspata info keoban jiwa. Foto: Instagram@karimatafm.net Perbesar

Kawasan Madura yang terdampak gempa magnetudo 6.5 terjadi Selasa sore, 30 September 2025. Menyebabkan banyak bangunan rusak, belum terspata info keoban jiwa. Foto: [email protected]

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SUMENEP- Responder Call Center 112 Kominfo Sumenep, melaporkan update sementara jumlah kerusakan bangunan dan korban luka akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Sumenep dan Pulau Sapudi pada Selasa malam, 30 September 2025.

Sampai, Rabu 1 Oktober 2025, data sementara mencatat total 132 rumah mengalami kerusakan, serta enam orang luka dirawat di Puskesmas Gayam.

Di Kecamatan Gayam menjadi wilayah dengan kerusakan terbanyak, yakni 114 rumah, 6 masjid, 1 mushollah, 1 sekolah (SDN Gayam 1), serta bangunan Puskesmas lantai 2 mengalami rusak ringan, demikian laporan [email protected], Rabu 1 Oktober 2025.

“Untuk Kecamatan Nonggunong, sementara ada 16 rumah rusak, 2 masjid, 1 mushollah dan 1 sekolah yang terdampak. Kecamatan Talango tercatat 1 rumah mengalami kerusakan,” ujar Arief, jurnalis Karimatafm.net.

Ia menambahkan, di Kecamatan Nonggunong, kerusakan tersebar di beberapa desa. Di Desa Sonok, satu rumah dan dua musholla rusak, tanpa korban jiwa.

Di Desa Tanah Merah, Sokarame Timur, dan Sok Pas, masing-masing satu rumah rusak. Sementara Desa Talaga, Rosong, Nonggunong, dan Somber dilaporkan tidak mengalami kerusakan.

Jawa Timur
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur melaporkan data sementara akibat gempa magnitudo 6,5 di Sumenep pada 30 September 2025 sebagai berikut: sekitar 22 bangunan yang mengalami kerusakan dengan tingkat ringan, sedang, dan berat. Kerusakan tersebut termasuk 2 masjid, 1 musala, dan 1 bangunan Puskesmas.

BPBD terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti korban baik kerusakan bangunan maupun korban jiwa. Sampai saat ini, tiga orang dilaporkan luka-luka akibat serpihan kaca bangunan yang rusak, tanpa adanya korban jiwa dilaporkan.

Kerusakan bangunan tersebar di berbagai kecamatan seperti Gayam, Nonggunong, Talango, dan Saronggi. BPBD Jawa Timur dan BNPB masih melakukan kaji cepat dan koordinasi penanganan darurat serta pemulihan di lapangan. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perlawanan/ Eksepsi atas Dugaan Penipuan Rp5 Miliar, Tuding Dakwaan Jaksa Kabur dan Minta Hakim Bebaskan Terdakwa

6 Juli 2026 - 22:43 WIB

Black Out Enam Provinsi di Sumatera Negara Rugi Rp5 Triliun, Diduga Efek Pasokan Batubara Mutu Rendah

6 Juli 2026 - 21:36 WIB

2 Tewas 14 Luka-luka Sugeng Rahayu VS Truk di Paron Nganjuk, Aipda Sutrisno Selamatkan Ibu dan Bayinya

6 Juli 2026 - 20:11 WIB

40 Orang Gardupapak Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jombang, Jl. Hasyim Asy’ari Tetap Zona Kuning

6 Juli 2026 - 19:24 WIB

Polsek Perak Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

6 Juli 2026 - 19:17 WIB

Pemprov Jatim Resmi Usulkan 2.100 Formasi CPNS-PPPK Tahun Ini

6 Juli 2026 - 19:00 WIB

Penyebab Harga Ayam dan Telur di Peternak Loyo

6 Juli 2026 - 18:49 WIB

Berangkat Naik Ojol, Nadira Az- Zahra Mahasiswi Telkom University Bandung Belum Ditemukan

6 Juli 2026 - 16:22 WIB

Menelisik Akar Terorisme (32): Diktator Kaum Proletariat

6 Juli 2026 - 15:07 WIB

Trending di News