Menu

Mode Gelap

Headline

Tubir Telaga Sarangan Ambrol, Tiga Orang dan 8 Unit Motor Turut Tecebur Danau

badge-check


					Petugas BPBD dan keamanan Telaga Sarangan, Magetan, dikerahkan untuk membantu menyelamatan tiga orang wisatawan dan 8 unit morot yang tercebut ke telaga. Hal itu disebutkan tanggul bibir (tubir) telaga Sarangan mengalami ambrol, Sabut 17 Janjuari 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno Perbesar

Petugas BPBD dan keamanan Telaga Sarangan, Magetan, dikerahkan untuk membantu menyelamatan tiga orang wisatawan dan 8 unit morot yang tercebut ke telaga. Hal itu disebutkan tanggul bibir (tubir) telaga Sarangan mengalami ambrol, Sabut 17 Janjuari 2026. Foto: kredonews.com/ bambang tjuk winarno

Penulis: Bambang Tjuk Winarno   |    Editor:  Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MAGETAN-  Terjadi insiden ambrol talud bibir (tubir)  Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur,  Sabtu (17/01/2026).

Kejadian itu mengakibatkan 3 wisatawan yang sedang asyik  menikmati keindahan alam di tepian telaga sambil mengabadikannya dengan ponsel, termasuk 8 unit sepeda motor terparkir, dikabarkan turut amblas terjebur masuk telaga.

Tim SAR BPBD dan relawan kebencanaan setempat saat ini tengah berupaya melakukan pencarian, dan evakuasi para korban dan kendaraan bermotor.

Dari upaya itu, ketiga korban berhasil dievakuasi. Namun, identitas ketiga korban masih dalam pendataan para petugas yang menanganinya.

Kondisi kesehatan para korban, seorang diantaranya dirujuk ke Puskesmas Plaosan, karena mengalami luka-luka di tubuhnya.

Korban ini memerlukan penanganan medis lanjutan. Sedangkan dua korban lainnya dalam kondisi sadar, dan dalam perawatan petugas kesehatan jejaring PSC 119 di Pos Polisi Sarangan.

 

Data Korban

Sementara 4 dari 8 unit sepeda motor milik wisatawan yang turut terperosok bersamaan material, dan terjebur ke perairan pinggir telaga sedalam 7 meter, itu berhasil diangkat para petugas SAR.

Para petugas yang melakukan pencarian menggunakan sejumlah parahu karet, termasuk perlengkapan terkait SAR lainnya.

“Sementara data yang masuk, jumlah korban sebanyak 3 orang. Semua selamat. 1 orang dirujuk ke Puskesmas Plaosan karena terluka. Sedangkan 2 orang hanya kaget, dan dirawat tenaga PSC 119 di Pos Polisi Sarangan.

Untuk identitas korban belum tahu, karena petugas masih bekerja di lapangan,” jelas Reny Wahyu Puspitasari, Operator Pusdalops BPBD Magetan, kepada koresponden.

Seorang anggota Tim SAR, Eka, mengatakan peristiwanya berawal sejumlah wisatawan domestik yang mengendarai sepeda motor, berhenti dan memarkir motornya di tepian Telaga Sarangan.

Lokasinya, berada di sisi Selatan Pulau Putri yang bertengger di tengah telaga.

Dikenyamanan itu, para wisatawan terlihat asyik menikmati kemolekan beningnya telaga berlatar hijaunya bebukitan Gunung Lawu. Mereka juga mengisi kenangannya, dengan mengabadikannya menggunakan ponsel masing-masing.

Namun tanpa disadari para pengunjung, tiba-tiba area tempatnya berpijak ambrol hingga ‘menyedot’ wisatawan, termasuk kendaraannya turut terjerumus masuk telaga.

Teriakan bercampur tangis ketakutan diantara para korban dan pengunjung lainnya, langsung memenuhi ruang lokasi kejadian.

“Mereka memarkir kendaraannya di pinggir telaga, lalu berfoto ria dengan ponselnya. Namun tiba-tiba di lokasinya itu longsor. Sebanyak 3 wisatawan dan 8 motor ikut amblas. Namun para korban berhasil dievakuasi dan selamat,” tutur Eka.

Menurutnya, volume longsor diperkirakan memiliki dimensi panjang 70 meter, lebar 2 meter dan ketinggian 9 meter. Bencana itu disebabkan karena curah hujan di lokasi kejadian, hingga berdampak lembeknya struktur tanah dan memicu longsor.

Sementara Kepala Kelurahan Sarangan, Hadi Ekdal, membenarkan adanya kejadian itu. Menurutnya tidak terdapat korban jiwa, melainkan hanya mengalami luka lecet dan trauma.

Dia katakan, jumlah sepeda motor yang sudah berhasil dievakuasi para petugas sebanyak 4 unit. Sedangkan sisanya hingga kini masih dalam upaya pencarian.

“Korban jiwa tidak ada. Hanya luka lecet dan kaget trauma akibat kejadian itu. Para korban itu pengunjung yang sedang menikmati Telaga Sarangan. Dan saat ini petugas masih mencari sisa sepeda motor yang belum ditemukan,” kata Hadi.  **

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Era Baru Hukum Pidana: Tidak Harus Berakhir di Penjara

26 Januari 2026 - 22:46 WIB

Ada di Lokasi Sebelum Lula Lahfah Meninggal, Polisi Periksa Reza Arap sebagai Saksi

26 Januari 2026 - 21:48 WIB

Kejaksaan Ringkus Buron 4 Tahun dari Jombang, Hariyono Jualan Pecel di Karawang

26 Januari 2026 - 20:22 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Residivis Curanmor, Sita 34 Barang Bukti Motor

26 Januari 2026 - 20:04 WIB

Kasus Hukum Hogi Minaya, Kajari Sleman Tempuh Jalur Restorativie Justice Sepakat Damai

26 Januari 2026 - 19:45 WIB

Tolak Polri di Bawah Kementrian, Jenderal Listyo Sigit: Lebih Baik Saya Jadi Petani Saja!

26 Januari 2026 - 18:52 WIB

Kabur Lompat Pagar 4 M, Tim Rutan Nganjuk Tangkap Kembali Napi Hairul Sembunyi di Tumpukan Jerami

26 Januari 2026 - 18:18 WIB

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Trending di Headline