Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Tradisi Dusun Negeri Awan, Warga Thekelan Memelihara Silatuhami Antar Pemeluk Agama

badge-check


					Beginilah kegairahan dan adab warga dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Setian tahun mereka tak pernah lupa secara barsamaan memberikan ucapan Natal kepada warga yang memeluk Kristen Katolik. Bukan hanya Natalan saja, saat Idulfitri, atau acara keagamaan lainnya selalu melakukan ritual silatuhami. Foto: Instagram@permadiaktivis2 Perbesar

Beginilah kegairahan dan adab warga dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Setian tahun mereka tak pernah lupa secara barsamaan memberikan ucapan Natal kepada warga yang memeluk Kristen Katolik. Bukan hanya Natalan saja, saat Idulfitri, atau acara keagamaan lainnya selalu melakukan ritual silatuhami. Foto: Instagram@permadiaktivis2

Penulis: Adi Wardhono   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDNONEWS.COM, SEMARANG- Warga Dusun Thekelan di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, menunjukkan toleransi antarumat beragama dengan memberikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristen pada 25 Desember 2025.

Tradisi ini berlangsung turun-temurun, di mana warga Muslim dan Buddha berbaris rapi di depan Gereja GPDI Jemaat El Shaddai Thekelan setelah ibadah selesai, saling berjabat tangan, berpelukan, dan mengucapkan selamat.​

Dusun Thekelan terletak di kaki Gunung Merbabu, dikenal sebagai “negeri atas awan” dengan mayoritas penduduk beragama Buddha, namun harmonis dengan umat Kristen. Acara ini menjadi bukti nyata kerukunan, di mana ratusan warga lintas agama ikut serta tanpa memandang perbedaan keyakinan.​

Kepala Dusun Supriyo menekankan pentingnya solidaritas dan menjaga tradisi ini untuk menciptakan lingkungan adem ayem. Pendeta Viktor Immanuel H.A. menyampaikan terima kasih atas partisipasi warga, yang selalu memberikan ucapan selamat Nata, kepada umat Kristen.​

Warga seperti Mbah Sarmi (88 tahun) menyebut tradisi saling ucap selamat dan maaf-memaafkan telah berlangsung puluhan tahun, bahkan sejak lahirnya di dusun tersebut. Keharmonisan ini juga terlihat di hari besar lain seperti Idulfitri dan Imlek Waisak atau acara keagamaan lain.​

Sejarah

Tradisi toleransi di Dusun Thekelan, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, berakar pada kehidupan harmonis lintas agama yang telah berlangsung turun-temurun sejak zaman nenek moyang. Lokasi di lereng Gunung Merbabu dengan populasi sekitar 720 jiwa dari 220 kepala keluarga yang memeluk Islam, Kristen, Katolik, dan Buddha menciptakan budaya saling bantu dalam persiapan hari raya agama masing-masing.​

Tradisi saling ucap selamat dimulai sebagai kebiasaan alami antarwarga, berkembang sejak tahun 2000-an menjadi momen maaf-memaafkan yang lebih terstruktur.

Penduduk awal seperti Mbah Tekel dan Nyitekel disebut sebagai pelopor pemukiman yang menanamkan nilai kerukunan, di mana umat Buddha mayoritas hidup berdampingan damai dengan agama lain.​

Kebersamaan terlihat dalam gotong royong sehari-hari dan perayaan bersama seperti Natal, Idulfitri, Waisak, serta ritual lokal seperti Mreti Dusun Saparan, memperkuat toleransi tanpa konflik signifikan sejak 1985. Kepala Dusun Agus Supriyo menegaskan ini sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas komunal di “negeri atas awan”. **​

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Menelisik Akar Terorisme (68): 550.000 Penunggang Kuda Berwajah Pucat

14 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal Turis KM Feronia Terbalik Dihantam Ombak, 29 Orang Selamat Veronica Beatrix Hilang

14 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Polisi Bersama Petani Desa Cek Pertanian Jagung

14 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Sampan Angkut 37 Siswa Patah di Mentawai, Berhasil Selamat Ditolong Nelayan Sedang Lewat

14 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Trending di News