Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Terseret Arus Hujan, Jasad Bocah 7 Tahun dari Bojonegoro Ditemukan di Madiun

badge-check


					Ilustrasi pencarian anak hilang terseret arus air hujan ditemukan di waduk Kedungbrubus anak sungai Madiun di kecamatan Pilangkenceng, kabupaten Madiun,  Jawa Timur, Minggu, 2 Maret 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Insgatram@bpbdmadiunkab Perbesar

Ilustrasi pencarian anak hilang terseret arus air hujan ditemukan di waduk Kedungbrubus anak sungai Madiun di kecamatan Pilangkenceng, kabupaten Madiun,  Jawa Timur, Minggu, 2 Maret 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Insgatram@bpbdmadiunkab

Penulis: Agus Adi Santoso  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONDEWS.COM, MADIUN- Tim SAR Gabungan berhasil menemukan jasad Komsitun Aisyah Lailatul Febrian, 7  tahun,  di waduk Kedungbrubus anak sungai Madiun di kecamatan Pilangkenceng, kabupaten Madiun,  Jawa Timur, Minggu, 2 Maret 2025, sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban berasal dari dusun Gendongan, desa Sekar, kecamatan Sekar, kabupaten Bojonegoro, ditemukan meninggal dunia yang  hilang setelah terseret arus air di sebuah parit di desa Sekar pada Jumat, 28 Februari 2025. Lokasi temuan sekitar 12 kilometer dari titik hilang.

Saat itu korban bermain di parit saat hujan deras. Proses pencarian korban Aisyah Lailatul yang hilang dilakukan oleh tim SAR dengan mengikuti tahapan yang sistematis. Tim SAR mengumpulkan informasi mengenai lokasi dan kondisi sekitar tempat kejadian. Mereka merencanakan strategi pencarian dan membentuk pos pengendali untuk koordinasi.

Tim menetapkan batas area pencarian untuk memastikan bahwa semua kemungkinan lokasi korban telah dicakup. Melakukan pencarian di  tempat-tempat yang dicurigai sebagai titik hilang korban. Mereka melakukan pencarian menyapu (sweep searches) untuk menemukan tanda-tanda atau barang-barang yang mungkin ditinggalkan oleh korban1.

Selanjutnya tim melacak jejak yang ditinggalkan oleh korban, termasuk barang-barang yang mungkin tercecer. Ini dilakukan oleh anggota tim yang terlatih dalam melacak.  Tim memberikan pertolongan pertama dan menyiapkan evakuasi ke lokasi aman untuk perawatan lebih lanjut.

Kronologi

Pada hari Jumat, 28 Februari 2025, Komsitun Aisyah Lailatul Febrian, 7,  sedang bermain bersama dua temannya, Uli, 7,  dan Toni (7), di parit dekat rumahnya di Dusun Gendongan, Desa Sekar, Bojonegoro126. Saat mereka bermain, hujan deras menyebabkan air di parit meluap dengan cepat.

Korban yang sedang bermain perosotan air di parit tersebut, tiba-tiba terseret arus deras dan masuk ke bantaran sungai. Teman-temannya berusaha menolong mengulurkan tangan, namun korban terlepas dan terbawa arus air.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB12. Setelah tiga hari pencarian, jasad Aisyah ditemukan pada Minggu, 2 Maret 2025, sekitar pukul 09.30 WIB di waduk Kedungbrubus, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, sekitar 12-15 kilometer dari lokasi kejadian. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

Trending di News