Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Terbuka untuk Umum, Jepang Beri Tawaran Bagi Bersedia Tinggal di Pedesaan Dapat Subsidi Rp 505 Juta

badge-check


					Nanmoku, Jepang, berjarak sekitar 70 mil barat laut dari ibu kota Tokyo. Desa ini memiliki populasi paling tua di Jepang, dengan dua pertiga penduduknya berusia di atas 65 tahun. Anthony Kuhn / NPR Perbesar

Nanmoku, Jepang, berjarak sekitar 70 mil barat laut dari ibu kota Tokyo. Desa ini memiliki populasi paling tua di Jepang, dengan dua pertiga penduduknya berusia di atas 65 tahun. Anthony Kuhn / NPR

Penulis: Yuven Sugiarno  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JEPANG– Pemerintah Jepang memberikan penawaran menarik untuk orang baru yang bersedia pindah ke wilayah perdesaan. Pemerintah Jepang akan memberi bayaran 4.800.000 yen Jepang atau setara Rp505 juta.

Dilansir Mirror, Jumat 17 Januari 2025, langkah ini dilakukan sebagai Program Revitalisasi Regional. Jepang ingin memberikan kehidupan di wilayah pedesaaan.

Program Revitalisasi Regional yang diluncurkan oleh pemerintah Jepang, yang menawarkan insentif sebesar ¥4.800.000 (sekitar Rp506 juta) untuk pendatang baru yang bersedia tinggal di pedesaan, terbuka untuk semua orang, termasuk warga asing.

Meskipun detail spesifik mengenai syarat dan mekanisme pendaftaran belum sepenuhnya jelas, beberapa sumber menyebutkan bahwa program ini tidak hanya ditujukan kepada warga Jepang, tetapi juga kepada orang asing yang ingin memulai kehidupan baru di desa-desa Jepang

Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah depopulasi di daerah pedesaan dan memberikan dorongan ekonomi dengan menarik penduduk baru, sehingga diharapkan dapat menghidupkan kembali komunitas yang sepi akibat urbanisasi

Sebab, saat ini banyak anak muda dan penduduk lokal yang pindah ke kota metropolitan yang ramai seperti Tokyo dan Kyoto.

Hal ini mendapat komentar dari Seven Seas Worldwide. Kepala Operasi Seven Seas Worldwide, Wayne Mills menyebut banyak warga Jepang yang enggan mencari pembeli untuk rumah peninggalan di pedesaan.

“Banyak anak muda Jepang yang tidak ingin repot-repot mencari pembeli saat mereka mewarisi rumah keluarga yang sudah tua. Ada ratusan rumah pedesaan tradisional Jepang yang menawarkan lokasi, ruang, dan arsitektur yang menakjubkan yang saat ini hanya akan terbuang percuma,” katanya.

Mills menyebut penawaran dari Pemerintah Jepang ini sangat menarik. Terlebih baik para petualang.

“Ini adalah kesempatan yang sempurna untuk mendapatkan salah satu dari properti yang luar biasa ini dan memulai petualangan baru yang menakjubkan,” katanya.

Program program ini menjanjikan peremajaan pedesaan Jepang dan kemungkinan besar akan meningkatkan perekonomian. Untuk itu, program ini sangat menguntungkan.

“Ini adalah win-win solution, Anda mendapatkan awal yang baru dan bantuan, sementara ekonomi lokal menikmati dorongan yang sangat dibutuhkan,” tuturnya.

Salah satu daerah yang direkomendasikan yakni kota nelayan kecil Takahama. Daerah yang terletak di Prefektur Fukui ini terkenal dengan pantainya yang menakjubkan. Lalu, daerah kawasan pegunungan Shimokawa-cho di Hokkaido.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News