Menu

Mode Gelap

Headline

Survei Lokasi di Denanyar, Sekjen Kemensos: Jombang Sudah Siap Jadi Pioneer Program Sekolah Rakyak

badge-check


					Bupati Jombang, Warsubi, bersama Wakil Bupati Salmanudin, mendampingi langsung kunjungan dari Kemensos RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Dr. Robben Rico, dan Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Supomo, untuk meninjau/ survei lokasi. Turut hadir mendampingi tampak Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, serta para pejabat terkait dilingkup Pemkab Jombang. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Bupati Jombang, Warsubi, bersama Wakil Bupati Salmanudin, mendampingi langsung kunjungan dari Kemensos RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Dr. Robben Rico, dan Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Supomo, untuk meninjau/ survei lokasi. Turut hadir mendampingi tampak Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, serta para pejabat terkait dilingkup Pemkab Jombang. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Wibisono   |   Editor: Priyo Suwarno

JOMBANG, SWARAJOMBANG.COM– Bupati Jombang, Warsubi, bersama Wakil Bupati Salmanudin, mendampingi langsung kunjungan dari Kemensos RI yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos, Dr. Robben Rico, dan Direktur Jenderal (Dirjen) Rehabilitasi Sosial Kemensos RI, Supomo, untuk meninjau/ survei lokasi tanah untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah pusat akan mengalokasikan dana sekitar Rp 100 miliar untuk setiap sekolah rakyat (SR) yang dibangun, dan sudah siap beroperasi pada tahun 2025 saat ini, pada awal ini  ada 53 sekolah akan dibangun termasuk Jombang.

Jumat pagi, 4 April 2025, rombongan itu dari kantor bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, serta para pejabat terkait pemkab Jombang menuju tanah lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan sekolah itu di desa Denanyar, serta meninjau Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung untuk  aktivitas sekolah awal, sebelum gedung SR selesai dibangun.

Dr. Robben Rico menjelaskan bahwa survei lokasi pembangunan SR ini merupakan perintah langsung dari Gus Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf, untuk menindaklanjuti gagasan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian luar biasa Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menyediakan lahan untuk pembangunan SR ini,” tuturnya.

Robben menambahkan, Pemkab Jombang siap memulai kegiatan sekolah rakyat tahun ini. Dari hasil koordinasi, Pemkab Jombang akan menggunakan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung di desa Mancilan sebagai lokasi sementara kegiatan Sekolah Rakyat.

Kabupaten Jombang, tegasnya menjadi daerah pertama di Indonesia yang siap memulai operasional SR pada tahun ajaran 2025/2026, dengan menyediakan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.

“Pemerintah Kabupaten Jombang, menunjukkan langkah progresif sebagai daerah pertama di Indonesia yang siap mengimplementasikan program Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2025/2026, mencakup penyediaan jenjang pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA. Kesiapan ini, yang terwujud dalam waktu relatif singkat, yaitu tiga bulan, merupakan pencapaian luar biasa dan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat,” tandas Robben Rico.

Sekjen Kemensos Robben menyebut, jika dirangking, Kabupaten Jombang peringkat 1 dalam mewujudkan Sekolah Rakyat. ”Kalau ngomong rangking, jadi rangking satu Kabupaten Jombang, karena sulit mewujudkan di awal tahun ini dengan tiga tingkatan sekolah berbeda,’’ paparnya.

Dalam implementasinya, jika gedung sekolah rakyat di desa Denanyar sudah jadi, maka seluruh proses kegiatan belajar mengajar termasuk siswa, dan seluruh tenaga pendidik yang melaksanakan sekolah rakyat di gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mojoagung akan di transfer ke gedung baru. ”Jadi di SKB Mojoagung itu tempat sementara, nanti akan di transfer,’’ pungkasnya.

Bupati Warsubi yang akrab disapa Abah Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Jombang siap memulai operasional SR pada tahun ajaran 2025/2026. “Kami akan segera melakukan seleksi siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA. Masing-masing kecamatan akan mengirimkan tiga siswa terbaik untuk mengikuti seleksi,” jelas Abah Bupati.

“Program SR ini juga akan membuka lapangan pekerjaan baru, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kebersihan dan juru masak,” imbuh Bupati Warsubi.**

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

YLKI Soroti Risiko Skema Cicilan Tadpole

26 Januari 2026 - 17:46 WIB

Polisi Meringkus ASN Pemkab Gresik Pelaku Pelempar Bus Trans Jatim, karena Emosi Hampir Terserempet

26 Januari 2026 - 17:40 WIB

Buruh Akan Geruduk YouTube Indonesia dan Komdigi

26 Januari 2026 - 17:32 WIB

Immanuel Ebenezer: Pak Purbaya Akan Di-Noel-kan, Hati-Hati

26 Januari 2026 - 16:15 WIB

23 Prajurit TNI Tertimbun Longsor Saat Latihan di Cisarua, 4 Gugur

26 Januari 2026 - 15:42 WIB

Pemkot Mojokerto Gelar Mojo Indah 2026, Hadiah Rp40 Juta Menanti Inovator Daerah

26 Januari 2026 - 15:09 WIB

Polres Jombang Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian

26 Januari 2026 - 15:06 WIB

Semburkan Awan Panas 600 M, Terjadi Erupsi Gunung Merapi di Sumbar Siaga II

26 Januari 2026 - 12:37 WIB

Galeri Soekarno Kecil Destinasi Edukasi Mojokerto yang Wajib Dikunjungi

26 Januari 2026 - 11:57 WIB

Trending di News