Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Serial Knock-Off yang Dibintangi Kim Soo Hyun Terancam Gagal Tayang

badge-check

Drama Korea berjudul Knock Off, ditunda perilisannya akibat skandal yang melibatkan aktor utama, Kim Soo Hyun.

KREDONEWS.COM.COM, SEOUL– Serial original Disney+, Knock Off, dipastikan mengalami penundaan jadwal rilis akibat skandal yang melibatkan aktor utama, Kim Soo Hyun. Serial ini dijadwalkan akan tayang perdana pada paruh pertama tahun ini setelah presentasi produksi bulan depan.

Namun, dengan munculnya tuduhan tentang dugaan hubungan Kim Soo Hyun dengan seorang anak di bawah umur, jadwal penayangan serial ini ditunda untuk sementara waktu.

Knock-Off sendiri menceritakan kisah seorang pria yang hidupnya dijungkirbalikkan oeh krisis IMF dan kemudian bangkit menjadi raja pasar barang palsu. Kim Soo Hyun berperan sebagai im Seong Jun, wakil presiden Sammul Market, sedangkan Jo Bo Ah akan berperan sebagi Song Hye Jung, seorang polisi khusus kehakiman yang bertugas menindak perdagangan barang palsu.

Serial ini digadang-gadang akan menjadi drama yang hits dan saat ini sedang dalam proses syuting musim kedua dengan investasi produksi yang cukup besar.

Namun akibat skandal yang menerpa Kim Soo Hyun, penayangan drama ini menjadi terdampak. Jika kontroversi ini tidak kunjung terselesaikan, kemungkinan besar Kim Soo Hyun tidak akan menghadiri acara konferensi pers produksi.

Bahkan dalam skenario terburu, ada kemungkinan Disney+ akan mempertimbangkan untuk membatalkan penayangan serial tersebut. Dikutip dari Sport Khan, pihak Disney Korea merilis pernyataan sebagai berikut, “Jadwal perilisan belum dikonfirmasi.”

Ketidakpastian akan nasib serial ini ke depannya, diperkirakan akan mempengaruhi sponsor produksinya. Salah satu yang sponsor yang terdampak produksinya adalah Anjeon Zone Korea, merk streetwear asal Korea Selatan.

CEO Anjeon Zone Korea, Park Ki Pyo menyampaikan, “Anjeonjidae adalah perusahaan yang menghargai kepekaan anak muda dan identitas merek yang inovatif, dan kami telah bekerja sama dalam produksi Knock-Off. Namun, sangat disayangkan bahwa proyek tersebut telah terganggu karena skandal yang tidak terduga. Park menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan resmi Disney Korea sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Kami akan menunggu pengumuman resmi dari Disney untuk menentukan sikap perusahaan,” ujar Park.

Hingga berita ini diturunkan, Disney+ belum memutuskan apakah akan melanjutkan rencana perilisan awal Knock-Off atau akan menyesuaikan penayangan perdana serial ini, mengingat skandal yang melibatkan pemeran utama pria masih tengah berlangsung.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Puluhan Ibu dan Anak Diangkut ke RSUD Kalisari, Diduga Keracunan PMT dari Posyandu Rawabelang Batang

23 September 2026 - 00:21 WIB

Kasus Hoki Minaya Terulang di Lumajang, Holi Menguber dan Tabrak Pencuri Motor Miliknya Hingga Tewas di Ranuyoso

22 September 2026 - 20:34 WIB

Pejabat, Jenderal TNI dan Ulama Dalam Kasus TPPU Rp237 M, Gus Yazid Cabut BAP atas Letjen Widi Prasetijono

22 September 2026 - 14:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (59): Masyarakat Rahasia Tiongkok

21 September 2026 - 22:40 WIB

Jaksa Tuntut 8 Tahun 6 Bulan, Pendukung Sudewo Ngamuk di PN Tipikor Jakarta

21 September 2026 - 22:16 WIB

Valuta Asing Rp2,8 M Disimpan di Plafon Rumah Madyopura Malang, Jejak Gatot Heroe Pejabat Dirjen Bea Cukai

21 September 2026 - 20:46 WIB

Kian Liar, AI Gemini Bobol 3 Perusahaan Nyata Saat Uji Coba Keamanan

21 September 2026 - 18:49 WIB

5 Kepsek SDN Tebingtinggi Dicopot, Gegara Tolak Serahkan Revitalisasi Rp2,44 M yang Ditunjuk Diknas

21 September 2026 - 18:04 WIB

PT Annisa Ahmada Diduga Pakai Sistem Ponzi: Rekrut 4.000 Pendaftar Umrah, Taksir Kerugian Rp120 M

21 September 2026 - 10:24 WIB

Trending di News