Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOGJAKARTA- Gunung Semeru dan Merapi menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi alam dua hari ini, sementara Laut Selatan terus aktif dengan gempa bumi terkait pergerakan lempeng tektonik. Ini mencerminkan dinamika geologi Indonesiasedang meningkat pada awal Februari 2026.
Gunung Semeru di Jawa Timur meletus pada 10 Februari 2026 pukul 06.28 WIB, menjadi letusan ke-12 dalam sepekan terakhir, dengan status Level III (Siaga). Pengamatan menunjukkan 28 gempa letusan antara pukul 00.00-06.00 WIB, amplitudo 10-22 mm, dan PVMBG menghimbau hindari radius 13-17 km dari puncak.
Gunung Merapi tetap Level III (Siaga) mulai 10 Februari 2026, dengan satu guguran lahar ke Kali Krasak hingga 1,7 km dan 29 gempa guguran. Kegempaan lain termasuk 18 gempa hybrid dan satu gempa awan panas guguran, meski visual puncak tertutup kabut.
Gempa Laut Selatan
Laut Selatan Jawa dan perairan sekitar terus bergolak, dengan gempa terkini seperti M3.3 pada 10 Februari pukul 21:29 WIB (10.5 LS-113.26 BT, kedalaman 10 km) dan M3.6 pukul 12:04 WIB (9 LS-110.39 BT). Dimulainya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia di bawah Eurasia, memicu kekhawatiran megathrust di masa depan.
| Tanggal | Lokasi Gempa Laut Selatan | Besaran | … |
|---|---|---|---|
| 10 Februari 2026 | Selatan Jawa (10.5 LS-113.26 BT) | 3.3 | 10 km |
| 10 Februari 2026 | Selatan Jawa (9 LS-110.39 BT) | 3.6 | 10 km |
| 10 Februari 2026 | Selatan Jawa (9.06 LS-110.37 BT) | 3.3 | 10 km |
| 9 Februari 2026 | Selatan Jawa (10.82 LS-111.26 BT) | 3.6 | 10 km |
Pemerintah Indonesia, melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), menyatakan status Gunung Semeru dan Merapi tetap Level III (Siaga) terkait aktivitas vulkanik terkini. Mereka menekankan imbauan ketat untuk warga dan wisatawan menghindari zona bahaya guna mencegah korban jiwa.
Pernyataan PVMBG
PVMBG dimulai pada tanggal 10 Februari 2026, dapat ditetapkan petunjuk pengoperasian pada radius 13-17 km pada jarak 13-17 km. Laporan dari Pos Gunung Sawur menegaskan tingkat Siaga dipertahankan, dengan peringatan potensi awan panas guguran (APG), lahar dingin, dan lontaran material vulkanik.
BPPTKG menyatakan Merapi stabil di Level III tanggal 10 Februari 2026, meski guguran lahar mencapai 1,7 km; warga diimbau jaga jarak 3-7 km dari puncak dan waspadai aliran lahar di sektor selatan.
BMKG mengumpulkan gempa di Laut Selatan secara real-time tanpa pernyataan khusus evakuasi, tapi hubungannya dengan subduksi lempeng; Pemerintah pusat dan daerah diminta tingkatkan kesiapsiagaan megathrust. Tidak ada korban yang dilaporkan dari gempa minor terkini. **







