Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono
KREDONEWS.COM, MOJOKERTO – Pemerintah Kota Mojokerto terus menggelorakan budaya Rukun Tetangga (RT) Bersih, Sehat, dan Asri (Berseri) sebagai langkah nyata mewujudkan lingkungan permukiman sehat dan berkelanjutan.
Hal ini ditegaskan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat sosialisasi budaya RT Berseri di Kelurahan Kranggan, Selasa (17/3).
Dalam sambutannya, Ning Ita menekankan bahwa permukiman menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian Kota Sehat oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Dari sembilan tatanan penilaian, tatanan permukiman menjadi fokus utama karena 57 persen wilayah Kota Mojokerto merupakan kawasan hunian.
“Budaya RT Berseri kita arahkan untuk memperkuat tatanan permukiman. Dengan begitu, lingkungan tempat tinggal warga bisa benar-benar sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Program RT Berseri juga sejalan dengan gerakan nasional Indonesia Asri, melibatkan lintas sektor perangkat daerah sesuai peran masing-masing.
– Dinas PUPR: sanitasi, pengelolaan air limbah, dan penyediaan air bersih.
– Dinas Kesehatan: pola hidup bersih dan sehat, kawasan tanpa rokok, serta kebiasaan cuci tangan pakai sabun.
– Ketahanan Pangan: pemanfaatan lahan terbatas dengan menanam cabai dan tanaman pangan menggunakan polibag, sekaligus menekan inflasi komoditas.
– Dinas Lingkungan Hidup: pengelolaan sampah berkelanjutan sebagai indikator utama permukiman sehat.
Melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, RT Berseri diharapkan mampu menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan lestari, sekaligus memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai kota sehat berkelanjutan.**






