Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Purbaya Terang-terangan: Pertamina Malas Bikin Kilang, belum Selesai malah Dibakar

badge-check


					Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan pernyataan heboh: Cukai Rokok 57 %, Firaun Lu!, Jumat, 19 September 2025. Foto: Instagarm@purbayayudhi_official Perbesar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan pernyataan heboh: Cukai Rokok 57 %, Firaun Lu!, Jumat, 19 September 2025. Foto: Instagarm@purbayayudhi_official

Penulis: Yusran Hakim   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat dengar pendapat dengan DPR RI, Senin 30 September 2025, ungkap kekesalannya kepada Pertamina. Dia menegaskan bahwa perusahan BUMN ini malas-malasan membangun kilang minyak baru.

Dia menyayangkan karena sejak krisis 1998 hingga sekarang, Pertamina belum membangun kilang baru sehingga Indonesia harus terus mengimpor bahan bakar minyak (BBM), yang menyebabkan beban subsidi energi membengkak.

Ia menyinggung janji Pertamina pada 2018 untuk membangun tujuh kilang baru dalam lima tahun, namun sampai sekarang belum ada satu pun yang terwujud. Purbaya meminta anggota DPR yang bertemu dengan Direksi Pertamina (Danantara) untuk menekan agar kilang baru segera dibangun demi mengurangi impor dan memperkuat kemandirian energi nasional.

Menteri Purbaya Ymenyatakan bahwa Pertamina keberatan membangun kilang baru yang melibatkan investor China karena menganggap sudah over capacity, mengacu pada rencana pembangunan 7 kilang baru yang belum selesai dan terbengkalai.

Ia menegaskan bahwa sebenarnya kilang itu bukan tidak bisa dibangun, tapi Pertamina malas-malasan. Purbaya menjelaskan bahwa pemerintah pernah menawarkan skema kerja sama dengan investor China di mana kilang tersebut dibangun dengan kontrak pembelian produk selama 30 tahun, setelah itu kilang menjadi milik gratis. Namun, Pertamina menolak dengan alasan mereka sudah merencanakan pembangunan 7 kilang baru yang sampai kini belum juga terealisasi.

“Sekarang ini kilang belum juga selesai, malah dibakar,” kata Menkeu terang-terangan di depan anggota dewa, dan meminta agar turut serta mengawasi kinerja Pertamina, yang ia anggap amburadul.

Ia menyoroti situasi ini sebagai bagian dari kerugian besar negara karena terus-menerus mengimpor minyak dari luar negeri, sementara kilang yang ada tidak dimanfaatkan optimal bahkan sampai ada kilang yang dibakar. Purbaya mendesak DPR untuk mengawasi dan menekan Pertamina agar serius merealisasikan pembangunan kilang minyak demi kemandirian energi nasional.

Purbaya juga menegaskan perannya bukan sekadar “juru bayar” subsidi, tapi akan ikut mengawasi realisasi proyek-proyek Pertamina.

Purbaya mengungkapkan rasa kesalnya terhadap mandeknya pembangunan kilang minyak baru oleh Pertamina sejak krisis 1998 sampai sekarang. Ia menegaskan tidak ada satupun kilang baru yang dibangun, meskipun Pertamina sudah berjanji membangun tujuh kilang dalam lima tahun.

Akibat kurangnya kilang baru, Indonesia harus bergantung impor BBM dari luar negeri, terutama Singapura, sehingga subsidi energi membengkak dan APBN terbebani.

Purbaya secara langsung menyebut Pertamina “malas-malasan” membangun kilang baru dan mengkritik sikap Pertamina yang malah keberatan saat pemerintah menawarkan kerja sama dengan investor China untuk pembangunan kilang, dengan skema pembelian produk selama 30 tahun dan kilang menjadi milik gratis setelah itu.

Dia menantang DPR untuk mengawasi dan menekan Pertamina agar serius membangun kilang demi mengurangi ketergantungan impor dan kerugian negara yang besar. Purbaya juga mengingatkan perannya bukan hanya sebagai “juru bayar” subsidi, tetapi juga pengawas agar realisasi pembangunan kilang terlaksana dengan baik. **

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Agustiar Sabran Pamit dan Tidak Kembali, Massa Aksi Demo Segel Kantor Gubernur Kalteng

19 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Karhutla Gambut Bisa Diprediksi Secara Sains

19 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Trans Jatim Koridor Malang Raya Diluncurkan 30 Oktober 2026

19 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Aturan Baru Ojol 2026: Pengemudi Bebas Kerja di Banyak Aplikator

19 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Kartiyono 12 Tahun di Bapemperda Jombang: Pastikan Perda Sesuai Kebutuhan dan Hidup di Masyarakat!

19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Diduga Bakar Lahan 800 M2, Warga Bareng Tangkap Pengamen dan Diikat di Tiang Listrik

19 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Menelisik Akar Terorisme (70): KKK Punya 4 Juta Anggota

19 Oktober 2026 - 16:17 WIB

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU

Jombang Bersarung Empat Hari 19-22 Oktober, Peringati Hari Santri

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Trending di News