Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Punya Proyek PIK 2, Agung Sedayu Group Siap Garap PSN Tropical Coastland Senilai Rp 39 Triliun

badge-check


					Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan. Foto: olenka.id/ Pantai Indah Kapuk Dua Perbesar

Bos Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan. Foto: olenka.id/ Pantai Indah Kapuk Dua

Penulis: Hadi S. Purwanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Grup Agung Sedayu berperan penting dalam pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland, yang lokasinya berdekatan dengan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.

Rencana ini sudah diungkap oleh Presiden Direktu PT Agung Sedayu Group, Bos Agung Sedayu Group sekaligus Presiden Direktur PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Sugianto Kusuma alias Aguan. Dia  punya ambisi besar untuk mengembangkan kawasan PIK 2 yang kini menyandang status sebagai proyek strategis nasional (PSN).

Pernyataan itu termuat dalam situs bisnis.com, 29 November 2024, disebutkan bahwa proyek PSN menyangkut pembangunan pelabuhan hingga potensi penyelenggaraan ajang balap Formula 1 (F1) disebut masuk dalam rencana Aguan.

Aguan memiliki visi ambisius untuk mengembangkan Pantai Indah Kapuk 2 yang terletak di Jakarta Utara. Proyek properti tersebut sekarang diestimasi memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$16 miliar.

PIK 2 merupakan usaha patungan Agung Sedayu Group dengan Anthoni Salim–orang terkaya keenam di Indonesia menurut indeks miliarder Bloomberg. Aguan dan Anthoni disebut-sebut merupakan bagian dari kelompok eksklusif taipan super kaya dan berpengaruh yang dikenal sebagai ‘Sembilan Naga’.

Seperti dilansir Bloomberg pada Jumat, 29 Nivember 2024, Aguan menyebut dirinya sedang dalam pembicaraan dengan mitra dari China dan Singapura untuk membangun pelabuhan di PIK II. Meski demikian, dirinya menolak untuk mengungkapkan lebih terperinci.

Berkolaborasi

Estate Management Director Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, menyatakan kesediaan untuk berkolaborasi dengan pemerintah untuk menggarap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland pada 7 Desember 2024.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kolaborasi ini mencakup pengembangan kawasan sebagai destinasi wisata dan peningkatan fungsi lahan hijau.

Restu juga menyebutkan bahwa proyek ini bertujuan untuk meningkatkan devisa negara, pendapatan asli daerah, dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar sebanyak 6.235 orang selama masa konstruksi dan operasional

Tujuan kolaborasi ini adalah untuk mengembangkan kawasan menjadi destinasi wisata serta memperbanyak lahan hijau, yang diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Pada tanggal 17 Desember 2024 muncul seorang tokoh bernama Nono Sampono dari pihak PT Agung Sedayu Group,  berbicara mengenai Proyek Strategis Nasional (PSN) Tropical Coastland dan PIK II.
Nono menjelaskan bahwa proyek PSN Tropical Coastland dibangun di atas area bekas hutan lindung mangrove yang telah mengalami penyusutan akibat abrasi, dan menekankan bahwa informasi mengenai pelanggaran aturan terkait proyek tersebut adalah keliru

Selanjutnya, pada 19 Januari 2025, manajemen Agung Sedayu Group kembali mengonfirmasi bahwa PSN Tropical Coastland merupakan proyek terpisah dari PIK II dalam konteks pengembangan kawasan ekowisata.  Nono juga menegaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk rehabilitasi lahan dan pengembangan pariwisata hijau

Pernyataan-pernyataan ini muncul di tengah polemik terkait status hukum dan dampak lingkungan dari proyek-proyek yang dikelola oleh Agung Sedayu Group, di mana pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap status PSN PIK II dan berusaha memastikan bahwa proyek tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat

Proyek ini dirancang untuk rehabilitasi lahan yang mengalami kerusakan akibat abrasi laut. Dari total area 1.800 hektare, hanya tersisa 91 hektare lahan hijau.
Agung Sedayu Group berkomitmen meningkatkan luas lahan hijau menjadi tidak kurang dari 515 hektare.
Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan mengembalikan fungsi ekosistem yang hilang.
Proyek Tropical Coastland akan didanai sepenuhnya oleh pihak swasta, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan total pembiayaan mencapai Rp 39 triliun rupiah.
Agung Sedayu Group bertanggung jawab atas pengembangan infrastruktur dan fasilitas yang akan mendukung pariwisata di kawasan tersebut.
Agung Sedayu Group mengklarifikasi bahwa PSN Tropical Coastland adalah proyek terpisah dari PIK 2, meskipun keduanya berlokasi berdekatan.
PSN ini baru diberikan kepada Agung Sedayu oleh pemerintah pada Maret 2024, sedangkan proyek PIK 2 telah dimulai sejak lama.
Secara keseluruhan, Grup Agung Sedayu berperan sebagai pengembang utama dalam PSN Tropical Coastland, dengan fokus pada kolaborasi, rehabilitasi lingkungan, dan pengembangan ekonomi lokal. ***
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menteri Sosial Ungkap Warga RI yang Kebagian HP Gratis dari Pemerintah

15 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Surabaya

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Trending di News