Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Polsek Cerme Gresik Bubarkan Rencana 110 Remaja Lakukan Aksi Perang Sarung

badge-check


					Polisi menyita barang bukti sarung dan balok kayu, saat melakukan pengerebgan adanya laporan ratusan remaja akan melakukan aksi perang saring di wilayah Cerme, Gresik, Sabtu malam 21 Febaruari 2026. Foto: kredonews.com/ sanny Perbesar

Polisi menyita barang bukti sarung dan balok kayu, saat melakukan pengerebgan adanya laporan ratusan remaja akan melakukan aksi perang saring di wilayah Cerme, Gresik, Sabtu malam 21 Febaruari 2026. Foto: kredonews.com/ sanny

Penulis: Sanny   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GRESIK-  Hendak melakukan ‘perang sarung’, dua pelajar berhasil diamankan jajaran Polsek Cerme, Gresik, Jawa Timur, Sebu 21 Februari 2026.

Istilah ‘perang sarung’ di Gresik Merujuk pada aksi tawuran remaja yang menggunakan kain sarung sebagai senjata modifikasi.

Pembubaran aksi, bermula ketika Polsek Cerme menerima laporan 110 yang melaporkan banyaknya remaja yang berkumpul di depan gerbang Perum Patra Raya Jalan Raya Dusun Karangan, Desa Kambingan, Kecamatan Cerme. Sabtu (21/2), sekitar pukul 00.10 hingga 01.00 WIB.

Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, memimpin langsung personel menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut.

Begitu petugas tiba, para remaja tersebut langsung berhamburan melarikan diri. Sebagian kabur ke area persawahan, sementara lainnya tancap gas menggunakan sepeda motor.

“Kami bergerak cepat saat mendapati kerumunan yang hendak melakukan penyerangan. Meski banyak yang melarikan diri, petugas berhasil mengamankan dua remaja beserta kendaraan yang tertinggal,” ujar Kapolsek.

Kedua remaja yang diamankan berstatus pelajar yaitu MSM dan DNS). Malam itu juga, keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Cerme untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dan sarung warna coklat yang telah dimodifikasi dengan cara diikat pada bagian ujungnya hingga menyerupai pecut yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Pihak kepolisian lalu berkoordinasi dengan perangkat desa, orang tua kedua remaja dan pihak sekolah dimana keduanya bersekolah, selanjutnya memberikan pembinaan.

Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar aksi serupa tidak kembali terjadi, khususnya selama bulan Ramadan yang rawan aksi kenakalan remaja.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas melalui hotline “Lapor Cak Rama” di WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Polri 110. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Kajian Kadin-TVRI: Piala Dunia Punya Efek Ekonomi Langsung Rp5 Triliun bagi RI

17 Juli 2026 - 10:17 WIB

300 Anggota Resah: Kas KPRI Sejahtera Jombang Kosong, Punya Beban Rp124 Miliar

17 Juli 2026 - 05:20 WIB

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

BPOM Ungkap Mayoritas Pelanggaran Kosmetik Ilegal Terjadi di TikTok

16 Juli 2026 - 19:49 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Trending di News