Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Petisi kepada Presiden Prabowo untuk Mencopot Gus Miftah di Change.Org Sudah Mencapai 228.477

badge-check


					Petisi kepada Presiden Prabowo untuk Mencopot Gus Miftah di Change.Org Sudah Mencapai 228.477 Perbesar

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Viral kasus ‘Goblok’ yang menimpa penjual es teh Sunhaji, terus bergulir. Gus Miftah sudah meminta maaf, dan Sunhaji telah memberi maaf, akan tetapi kini muncul petisi yang meminta agar Gus Miftah dicopot dari jabatan sebagai Utusan Khusus Duta Tolrensi pemerintahan Kabinet Prabowo-Gibran.

Seperti diwartakan dalam akun instagran,@zonamahasiswa.id, Jumat 6 Desember, bahwa saat ini sudah ada ratusan ribu orang telah menandatangani petisi yang menuntut agar Presiden Prabowo segera memecat Miftah Maulana dari jabatannya sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Saran Keagamaan. Petisi itu ditujukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Petisi di laman change.org itu pertama kali dibuat pada Rabu, 4 Desember 2024 dan atau sehari setelah video Miftah mengolok dan mengjek penjual es teh viral di media sosial, hingga berita ini diturunkan sudah mencapai 228.477 dari batas yang hendak dicapai 300.00 tanda tangan.

Pemrakarsa petisi, Dika Prakasa, meminta agar Presiden Prabowo Subianto meninjau ulang posisi yang diberikan kepada Gus Miftah. Dika berpendapat tindakan Gus Miftah bertentangan dengan prinsip Prabowo yang menghargai para pedagang kaki lima, seperti penjual bakso, serta nelayan.

Dika juga menegaskan bahwa jika tindakan Gus Miftah terus dibiarkan, hal tersebut dapat merusak citra pemerintahan Prabowo.

Bahkan bukan hanya Dika Prakasa saja yang menghendaki pencopiatan Gus Mifta itu, juga influenser Indonesia Permadi Aria alias Abu Jandal, melalui akun instagram@permadiaktivis2, sejak Kamis 5 Desember telah mengunggah reel, dengan imbai jelas ditujukan kepada Presiden Prabowo, agar memecat gus Miftah dari jabatan sebagai duta toleransi.

Dalam reel ungahhanya itu Permadi Aria mengatakan: Yth bapak presiden @prabowo & partai @gerindra, saya wakil ketua sekber sekertariat bersama koordinator nasional relawan prabowo gibran di pilpres kemarin

kasus @gusmiftah ini adalah kesempatan bapak untuk evaluasi posisi utusan khusus toleransi & moderasi, mohon diberikan bukan karena jasa di timses pak.. tapi berikan lah posisi tsb pada orang yang memang kompeten di bidang nya

agar jadi atensi bapak.. INTOLERANSI di negeri ini sudah sangat PARAH & berbahaya pak  sejak bapak jadi presiden saja sudah 3 kasus pembubaran ibadah kristen, penolakan latihan nyanyi natal.. kalo tidak diberi atensi, ini bahaya laten konflik horisontal & disintegrasi bangsa pak

saya tidak minta jabatan di pemerintahan bapak, alhamdulillah gaji saya sekarang 3x lipat dari gaji gus miftah yang cuman 18 juta per bulan

saya cuma minta pak prabowo & gerindra kasih posisi utusan khusus toleransi & moderasi pada orang kristen saja pak.. agar memberi atensi pada kasus pembubaran ibadah kristen yang makin marak ini semoga jadi pertimbangan bapak presiden. terima kasih. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Virus Nona Meledak di Dunia: Inikah Indonesia Pop (I-Pop) Siap Tantang K-Pop

2 Juli 2026 - 15:24 WIB

Pencemaran Limbah Plastik, Warga Desak PT SGP Tidak Beroperasi Selama Instalasi Limbah Belum Diperbaiki

2 Juli 2026 - 14:30 WIB

Warga Pertanyakan: DPRD Bontang Kaltim Anggarkan Rp24 Juta/ Tahun untuk Kopi

2 Juli 2026 - 13:19 WIB

Komisi B DPRD Jombang Kunjungan Kerja ke Kawasan Industri PT Java Fortis

2 Juli 2026 - 12:37 WIB

Menelisik Akar Terorisme (30): Pasukan Celana Pendek dalam Kerusuhan Suci

1 Juli 2026 - 18:59 WIB

Pencairan Jaminan Hari Tua Kena Pajak, Eddy Triono: APBN Defisit Rp600 T Harus Ditutup dengan Utang

1 Juli 2026 - 18:35 WIB

Hibahkan Tanah Senilai Rp1,2 Triliun, Mochtar Riyadi Ajak 100 Konglomerat RI Bantu Negara

1 Juli 2026 - 14:23 WIB

Dr. Wong Chung Chek, The Most Wanted Doctor, Ahli Bedah Tulang Belakang Terkemuka di Asia-Pasifik

1 Juli 2026 - 13:55 WIB

Kasus Mistis ‘Uang Balen’ Korban Rugi Rp22 Juta, Polisi Mojokerto Amankan 2 Pelaku

1 Juli 2026 - 13:54 WIB

Trending di News