Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Pertama Kali Terjadi, Presiden Prabowo Pakai Pesawat Jemput Asisten Pribadi Agung Surahman di Bengkulu

badge-check


					Setelah bersalaman dengan gubernur Bengkulu Helmi Hasan, S.E, dan forkompimda, asisten pribadi Presiden Prabwo, Agung Surahman lagsung menuju tangga pesawat. Semua berjalan cepat, Minggu 6 April 2025.
Tangkap layar video Instagram@informania_

Perbesar

Setelah bersalaman dengan gubernur Bengkulu Helmi Hasan, S.E, dan forkompimda, asisten pribadi Presiden Prabwo, Agung Surahman lagsung menuju tangga pesawat. Semua berjalan cepat, Minggu 6 April 2025. Tangkap layar video Instagram@informania_

Penulis: Tanasyafira Libas Tirani  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BENGKULU– Barangkali ini adalah peristiwa petama kali terjadi seorang presiden menggunakan pesawat kenegaraaan menjemput aisten pribadinya. Hal ini terjadi pada Presiden Prabowo Subianto memutuskan mampir mendarat di bandara Fatmawati, Bengkulu, 6 April 2025, sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia

Pendaratan diam-diam ini dilakukan, karena rombongan Presiden untuk  menjemput asisten pribadinya, Agung Surahman, yang pada saat itu berada di Bengkulu, Lebaran.

Ternyata Agung tidak dapat bergabung dalam rombongan presiden di Jakarta, karena kehabisan tiket pesawat dari Jakarta menuju Kuala Lumpur.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo memutuskan  sebelum ke Kuala Lumpur, mampir dulu  ke Bengkulu untuk menjemput Agung, mengingat lokasi Bengkulu sejalur dengan rute menuju Malaysia.

Kunjungan ini bersifat pribadi dan berlangsung singkat, sehingga Prabowo tidak sempat menyapa masyarakat setempat karena dikejar waktu untuk segera bertolak ke Malaysia.

Semua berjalan cepat, Agung bersalamat dengan Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, S.E, dan forkompimda, lagsung menuju ke tangga pesawat.

Gubernur dan forkompimda Bengkulu pun hanya bisa meloihat dari apron bandara, sementara itu warga masyarakat bewngkulu sempat mengabadikan kedatangan pesawat presiden itu.

Alasan utama Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk singgah di Bengkulu pada tanggal 6 April 2025 adalah untuk menjemput asisten pribadinya, Agung Surahman. Agung tidak dapat bergabung dalam rombongan karena kehabisan tiket pesawat dari Jakarta menuju Kuala Lumpur.

Dengan melakukan singgah di Bengkulu, Prabowo dapat menjemputnya sebelum melanjutkan perjalanan ke Malaysia. Kunjungan ini bersifat pribadi dan berlangsung singkat, tanpa kesempatan untuk menyapa masyarakat setempat karena keterbatasan waktu sebelum keberangkatan ke Malaysia.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan tiba di Kuala Lumpur, Malaysia pada Minggu, 6 April 2025. Penerbangan dari Jakarta lepas landas sekitar pukul 14.27 WIB dan diperkirakan tiba di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Selangor.

Pada malam hari yang sama Presiden Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. Setelah pertemuan tersebut, langsung kembali ke Jakarta pada malam yang sama juga.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali ke Indonesia setelah kunjungannya ke Malaysia pada Malam 6 April 2025. Setelah pertemuan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, Prabowo langsung bertolak kembali ke Jakarta pada malam yang sama.

Namun, informasi spesifik mengenai waktu tiba pesawat Prabowo di Jakarta setelah kunjungan tersebut tidak disebutkan dalam hasil pencarian.

Hasil pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada tanggal 6 April 2025 mencakup beberapa isu penting:

Salah satu topik utama yang dibahas adalah dampak kebijakan tarif resiprokal yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap negara-negara ASEAN. Prabowo dan Anwar membahas bagaimana kebijakan ini dapat memengaruhi stabilitas perdagangan dan ekonomi di kawasan tersebut.

Selain isu ekonomi, mereka juga mendiskusikan langkah-langkah kolaboratif untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Myanmar yang terdampak bencana gempa bumi baru-baru ini.

Pertemuan ini juga merupakan kesempatan untuk bersilaturahmi dalam suasana Idul Fitri, yang menegaskan hubungan personal dan diplomatik yang erat antara kedua pemimpin.

Meskipun pertemuan tersebut tidak memberikan rincian lengkap mengenai hasil diskusi, baik Prabowo maupun Anwar menekankan pentingnya kerja sama regional dalam menghadapi tantangan global. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Terlibat Kasus OTT ATR/BTN Bogor, Hercules Serahkan Rp800 Juta kepada KPK

16 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Trending di News